KM Sinabung Minim Penumpang, Kapasitas 2000 Hanya Terisi Puluhan Orang
Trayek baru perjalanan transportasi kapal Sinabung milik Pelni yang kini rutin melinatasi Batam ke Indonesia timur kurang diminati.
Laporan Tribunnews Batam, Wahib Wafa
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Trayek baru perjalanan transportasi kapal Sinabung milik Pelayaran Indonesia (Pelni) yang kini rutin melinatasi Batam ke Indonesia timur kurang diminati.
Sejak trayek perdananya pada Januari awal tahun ini, rata-rata penumpang kapal hanya berjumlah puluhan orang.
Kapal ini hanya melayani penumpang Batam yang hendak ke Indonesia timur ini sedikitnya satu bulan sekali.
Perjalanan itu meliputi Batam, Semarang, Surabaya, Makasar, Lombok dan NTT.
"Hanya puluhan saja yang naik. Mungkin kurang tahunya masyarakat adanya trayek baru itu," kata Dahlan Mustafa selaku Kepala Oprasional Pelni Cabang Batam di kantornya, Sekupang, Selasa (26/5/2015) sore.
Menurutnya, sejak trayek itu berjalan di Batam, rata-rata penumpang hanya sekitar 80 orang.
Sementara kapasitas kapal ini menampung hingga 2.000 orang lebih.
Namun, pada pemberangkatan terakhir, kapal Sinabung sudah mulai menunjukan kenaikan penumpang sekitar 300 orang sudah mulai mengisi kursi penumpang.
Jumlah itu tentunya masih jauh dari yang diharapkan.
"Bulan ini sudah naik. Namun tetap masih sedikit. Dan masih jauh yang diharapkan," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/para-penumpang-hendak-naik-ke-km-sinabung-di-pelabuhan-beton-sekupang_20150526_170918.jpg)