Jumat, 10 April 2026

Disini Tempat Wisata Kepri

Sudahkah Anda Mencoba Medan Downhill Ekstrim Gunung Jantan Karimuna?

Karimun memiliki track downhill di hutan lindung, Gunung Jantan dengan panjang sekitar 1,3 kilometer.

tribunnews batam/m sarih
Beberapa pecinta sepeda melintasi track downhill di hutan lindung Gunung Jantan, Karimun dengan panjang sekitar 1,3 kilometer. 

Laporan Tribunnews Batam, M Sarih

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Beberapa olahraga ekstrem mulai dicintai warga Karimun.

Salah satunya downhill sport atau lebih dikenal dengan olahraga sepeda menuruni bukit.

Di Karimun komunitasnya sudah membentuk club dengan nama Karimun Downhill Club (KDC).

Salah satu pengurusnya, Jhon Abrison, mengaku belum banyak anggota yang tergabung dalam KDC tersebut.

Alasannya, selain termasuk olahraga ekstrem dan berbahaya yang membutuhkan nyali besar, olahraga ini juga terbilang mahal dari harga sepeda yang digunakan.

“Anggota belum banyak, karena olahraga ini termasuk berbahaya dan masih banyak yang belum tertarik. Di samping itu harga sepedanya juga terbilang mahal, yang paling murah buatan dalam negeri saja mencapai Rp 20 juta per unit,” jelas Jhon Abrison.

Meski tak banyak anggota yang tergabung, KDC sudah memiliki arena atau trak olahraga downhill yang terbilang cukup memadai.

Di Provinsi Kepri misalnya, saat ini hanya terdapat dua track downhill yang memadai, di antaranya di Batam dan di Karimun itu sendiri.

Karimun memiliki track downhill di hutan lindung, Gunung Jantan dengan panjang sekitar 1,3 kilometer. Atas izin pemerintah daerah setempat, KDC membuat track yang terbilang cukup mumpuni.

Meski di Karimun, pecinta sepeda downhill yang tergabung dalam KDC hanya sebanyak delapan orang saja, namun dari daerah luar seperti Batam justeru banyak yang tertarik memanfaatkan track yang ada di Karimun ini.

“Setiap akhir pekan, pasti ada saja teman-teman yang datang dari Batam bermain di tempat kita. Mereka rata-rata tertantang dengan sensasi track yang kita miliki di Gunung Jantan itu,” kata Jhon.

Selain warga Batam, pecinta olahraga sepeda downhill juga berasal dari negara tetangga, Singapura.

“Setiap bulan, bahkan kadang dua minggu sekali dari Singapura juga datang ke tempat kami. Mereka rata-rata bilang, track di tempat kita ini sensasional Tentunya ini kebanggaan buat daerah kita,” ujarnya.

Bagi Jhon Abrison yang juga mantan Anggota DPRD Karimun yang tidak mencalonkan diri lagi pada Pemilu lalu itu, olahraga masih berpeluang menjadi ikon wisata daerah ini.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved