Tongkang Tabrak Pelantar Kampung Bugis
Tulang Dada dan Rusuk Ujang Remuk
Akibat luka yang dideritanya, Ujang bahkan tidak bisa menjalani perawatan di RSUP Kepri di jalan Baru Batu 8 Kota Tanjungpinang.
Laporan Tribun Batam, Thomm Limahekin
TRIBUNNEWSBATAM.COM, TANJUNGPINANG - Ujang, korban penabrakan kapal tongkang milik PT Bahtera Bestari Shipping (BBS) terhadap ruang tunggu Pelantar Panjang Kampung Bugis, Minggu (21/6/2015) pagi, diketahui selamat dari insiden yang nyaris menelan nyawanya itu.
Namun demikian, dia mengalami luka yang cukup serius di bagian tulang rusuk dan dada.
Akibat luka yang dideritanya, Ujang bahkan tidak bisa menjalani perawatan di RSUP Kepri di jalan Baru Batu 8 Kota Tanjungpinang.
Dia harus dirujuk ke Batam dan menjalani perawatan serius di salah satu rumah sakit yang lebih memadai di Batam.
Keputusan untuk merujukkan Ujang ke Batam disampaikan oleh dokter RSUP Kepri kepada Nur, istri Ujang, pada Minggu (21/6/2015) sore.
“Tulang dadanya remuk. Kami sudah lihat hasil rontgen-nya. Dadanya remuk semua. Makanya kata dokter, dia harus dirujuk ke Batam,” kata Nur setelah menjumpai dokter yang menangani kondisi Ujang, ketika ditemui di ruang tunggu RSUP Kepri.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/sebuah-alat-berat-mengavakuasi-pelantar-yang-jatuh-ke-laut_20150621_143756.jpg)