Bursa Pilgub Kepri 2015
"Pak Soerya Minta Berkasnya Dijaga, Jangan Sampai Hilang atau Dicuri"
Gemuruh seruan "Soerya-Ansar....Sah" membahana di dalam ruangan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepri di jalan Basuki Rakhmat Tanjungpinang.
Laporan Tribunnews Batam,Thomm Limahekin
TRIBUNNEWSBATAM.COM, TANJUNGPINANG- Gemuruh seruan "Soerya-Ansar....Sah" membahana di dalam ruangan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepri di jalan Basuki Rakhmat Tanjungpinang, Senin (27/7/2015) sore.
Seruan itu kian dipekikkan ketika pasangan Soerya-Ansar (Sah) dinyatakan sudah melengkapi seluruh berkas syarat calon dan pencalonan.
"Soery-Ansar Sah, Soerya-Ansar Sah," pekik para pendukung dan relawan yang mengantar Soerya-Ansar untuk mendaftar di KPU Kepri, Senin sore.
Proses pendaftaran tersebut memakan waktu sekitar dua jam.
Tim pemenangan Soerya-Ansar terlihat begitu sibuk menyiapkan segala berkas persyaratan yang diminta oleh KPU Kepri.
Sementara Soerya dan Ansar tampak duduk setia menunggu sampai KPU Kepri menyatakan berkas keduanya lengkap.

Foto: Pasangan calon Gubernur Kepri HM Soerya (kiri) dan wakilnya Ansar Ahmad (kanan) saat menunggu proses pendaftaran di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepri di jalan Basuki Rakhmat Tanjungpinang, Senin (27/7/2015) sore.
Sesekali pasangan bakal calon itu bangkit dari tempat duduknya untuk melihat secara langsung proses pendaftaran itu.
Setelah seluruh proses pendaftaran selesai dilakukan, komisioner KPU Kepri, Marsudi langsung berdiri dan mengumumkan bahwa berkas calon dan pencalonan Soerya-Ansar dinyatakan lengkap.
Pengumuman itu disambut dengan tepuk tangan dan pekikan "Soerya-Ansar Sah" oleh seluruh pendukung dan relawan.
"Dengan ini kami menyatakan bahwa pasangan Soerya-Ansar dinyatakan sudah melengkapi berkas pendaftaran. Syarat pencalonan sudah langsung dipastikan lengkap. Sedangkan syarat calon akan kami cek dan diumumkan pada 3 Agustus dan dilengkapi oleh bakal pasangan calon selama 4-7 Agustus," kata Marsudi.
Soerya dan Ansar pun menyambut dengan gembira hasil pendaftaran tersebut.
Soerya tampak meminjam kamera salah seorang fotografer dan memotret para pendukung dan relawan yang hadir.
Sedangkan Ansar terlihat tertawa dan menyalami para pemimpin partai politik (Parpol) pendukung.
"Syarat pencalonan dan calon, baik saya maupun Ansar lengkap semuanya. Untuk informasi saat ini, semua dinyatakan lengkap. Tinggal satu saja pada 29 Agustus, kami tinggal menjalani tes kesehatan. Kami tinggal tunggu saja," ungkap Soerya menjawabi pertanyaan awak media.
"Kami memberi apresiasi kepada Parpol pendukung, tim pemenangan, relawan dan seluruh masyarakat yang sudah berusaha melakukan yang terbaik bagi kami," tambah Wakil Gubernur Kepri yang masih aktif ini.
Dalam berkas pendaftaran, Soerya-Ansar didukung oleh empat Parpol yakni Partai Demokrasi Indoensia Perjuangan (PDIP), Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN).
Para pemimpin Parpol ini di tingkat provinsi terlihat ikut mendampingi Soerya-Ansar. Seluruh berkas dukungan dari keempat Parpol itu pun dipastikan tidak ada yang kurang.
"Dari dulu saya selalu tertib dengan administrasi. Karena itu saya minta supaya KPU Kepri membuat surat bukti serah terima hitam di atas putih. Surat tersebut pun sudah diterima oleh kami," tegas Soerya lagi.
Soerya didampingi oleh Sekretaris DPD PDIP Kepri Lis Darmansyah, Ketua DPD Hanura dan DPD PKS, Amir Hakim dan Abdurrahman serta Sekratris DPW PAN diwakili oleh Indra Gobel.

Foto: Pasangan calon Gubernur Kepri HM Soerya (kanan) dan wakilnya Ansar Ahmad (kiri) saat menyerahkan berkas pendaftaran di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepri di jalan Basuki Rakhmat Tanjungpinang, Senin (27/7/2015) sore.
Penegasan itu diungkapkan Soerya guna melanjuti permintaannya kepada KPU Kepri untuk menjaga keamanan berkas tersebut. Karena dia tidak ingin berkas pendaftaran itu disalahgunakan atau dicuri.
"Pak Soerya minta supaya berkas-berkas ini jangan sampai hilang atau dicuri. Kami pastikan kantor ini dijaga dan dipasang CCTV. Jadi tidak mungkin berkasnya hilang," ungkap Arison, komisioner KPU Kepri lainnya.
Setelah memastikan seluruh proses pendaftaran sudah selesai dilakukan, Soerya-Ansar bersama pendukung dan relawannya meninggalkan Kantor KPU Kepri.
Mereka dengan tertib kembali ke tempat masing-masing.
Acara pendaftaran Soerya-Ansar itu dihadiri oleh ribuan masyarakat pendukung dan relawan. Sebelum mendaftar, Soerya-Ansar berkumpul bersama para pendukung dan relawan di halaman Hotel Bali.
Di tempat ini mereka menggelar doa bersama dan tepuk tepung tawar meminta restu dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri untuk maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kepri.
Pada kesempatan ini, Soerya dan Ansar untuk pertama kali saling menyapa 'abang'.
Di panggung keduanya sepakat untuk menggunakan sapaan itu demi mengakrabkan mereka dengan para pendukung dan relawan.
"Terserah orang lain panggil Pak atau Mas Soerya. Karena tinggal di tanah Melayu, maka saya sendiri ingin memanggil Abang. Ke depannya saya akan tetap memanggil Abang supaya lebih akrab," ungkap Ansar yang disambut dengan tepuk tangan oleh ribuan massa yang hadir.
Di hadapan massa tersebut, Ansar meminta dukungan. Dia menyebutkan bahwa selama ini dirinya sudah berbuat cukup banyak untuk tanah Melayu.
Semoga semuanya itu menjadi suatu nilai positif di hati masyarakat Kepri.
Namun demikian, dia juga meminta maaf untuk semua kebijakan yang mungkin menyakiti sekelompok orang selama dirinya menjabat Bupati Bintan.
Kata maaf dari masyarakat diyakini bisa memuluskan langkahnya menuju Pilgub nanti.
Sementara itu Soerya sendiri meminta para pendukungnya untuk menjaga keamanan Pilgub.
Sikap yang diharapkan Soerya untuk para pendukungnya adalah selalu menghargai pasangan calon sebelah dan tidak membuat hal-hal yang menimbulkan gesekan. Sebab, gesekan tersebut akan merugikan pasangan Soerya-Ansar sendiri.
"Kita memang mau memenangkan Pilgub ini. Namun, saya mau kita menang dengan cara yang santun dan sebagai seorang ksatria tanpa mencederai pasangan lain. Di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung. Marilah kita menyukseskan Pilgub ini dengan tetap memelihara budata Melayu yang ramah dan santu," pesan Soerya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/hm-soerya-kiri-dan-wakilnya-ansar-ahmad-1_20150728_092307.jpg)