Pemilukada Anambas 2015
Tiba-Tiba Pengurus DPC Gerindra Anambas Diganti, Peta Politik Kacau
Menjelang pemilihan umum kepala daerah, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Kepulauan Anambas diganti.
Laporan Tribunnews Batam, MM Ikhwan
TRIBUNNEWSBATAM.COM, TANJUNGPINANG- Menjelang pemilihan umum kepala daerah, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Kepulauan Anambas diganti.
DPP Partai Gerindra mengganti kepengurusan DPC Gerindra Anambas atas rekomendari Dewan Pengurus Daerah (DPD) Gerindra Kepri.
Penggantian kepengurusan tersebut membuat DPC Gerindra Anambas yang masih aktif terkejut.
Bahkan DPC Partai Garindra Kabupaten Anambas sangat menyesalkan hal tersebut.
Pasalnya penggantian pengurusan dilakukan sebelum masa priode habis dan tanpa pemberitahuan.
Hal ini disampaikan Harianto, Sekretaris Partai DPC Partai Gerindra Kabupaten Kepulauan Anambas kepada para wartawan di Tanjungpinang, Jumat (31/7/2015).
Menurutnya pergantian kepengurusan samasekali tidak diketahui DPC Partai Gerindra yang masih aktif berdasarkan surat keputusan (SK) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Gerindra Nomor 08-0122/KPTS/DPP-Garindra/2012.
"Kita tahunya pengurus DPC tiba-tiba diganti DPP, dengan rekomendasi dari Dewan Pengurus Daerah (DPD) Gerindra Provinsi Kepri. Saya dapat SK nya aja download di web KPU," kata Harianto lagi.
Menurutnya, DPC Partai Gerindra Anambas dibawah kepemimpinan Tetti Hadiyati dan dia sebagai sekretaris, sudah bersusah payah membesarkan Gerindra.
Sehingga partai berlambang kepala garuda tersbut mendapatkan dua kursi pada pemilu legislatif lalu.
Karena itu, pergantian kepengurusan yang dinilainya sarat kepentingan beberapa pengurus DPD Gerindra Kepri itu menciderai perjuangan kader Gerindra di Anambas.
Selain itu, menurutnya, penggantian kepengurusan inipun membuat peta politik di Anambas kacau balau.
Karena jauh-jauh hari, DPC Partai Gerindra sudah melakukan penjaringan untuk mengusung kepala daerah untuk mengikuti Pemilukada Anambas.
Dari hasil penjaringan, akhirnya DPC Gerindra sepakat mengusng ketua DPC Partai Gerindra Anambas Tetti Hadianti untuk maju menjadi calon bupati berpasangan dengan Zulkarnain dari Partai Bintang Bulan (PBB).
Keduanya pun sudah mengukuti uji kelayakan yang digelar partai.
"Karena kalau tidak koalisi, kursi dilegislatif tidak cukup. Gerindra hanya dua kursi. Jadi koalisi dengan PBB jadi lima kursi dilegislatif. Itu sudah kita sepakati dengan PBB," kata Harianto.
Setelah sepakat, rekomendari pencalonan dari DPP PBB pun keluar untuk mengusung Tetti-Zulkarnain di pilkada Anambas.
Namun justru rekomendasi dari DPP Partai Garindra tidak keluar karena setelah ditelusuri DPC Gerindra Anambas sudah diganti dengan keluarnya SK DPP Gerindra 06-0082/KPts/DPP-Gerindra/2015 tertanggal 30 Juni 2015.
Dalam SK tersebut La Ode Abu menjabat sebagai ketua DPC Anambas yang baru.
"Ini ulah Ririn selaku ketua DPD Gerindra Kepri dan Binsar selaku OKK, yang merekomendasikan pergantian DPC Gerindra pada 25 Juni 2015. Mereka mengusung calon bupati dan wakil bupati lain tanpa koordinasi ke kita selaku DPC. Barang ini mau mereka jual, tapi akhirnya tidak bisa maju karena tidak ada partai koalisi," kata Harianto lagi.
Dia sendiri mengaku sudah berusaha mengkomunikasikan dengan DPD Gerindra Kepri. Namun tidak ditanggapi.
Akibat pergantian pengurus ini sendiri, Zulkarnain calon wakil bupati yang akan diusung PBB yang rencana disandingkan dengan Tetti batal maju.
Zulkarnain juga mengaku sangat kecewa.
"Saya sangat kecewa. Karena kita partai yang santun jadi merasa dibohongi. Tapi mau bagaimana lagi itu urusan partai orang. Kita tidak bisa ikut mencampuri," kata Zulkarnain melalui sambungan telpon.
Sementara itu Ketua DPC Gerindra Anambas Tetti yang juga saat ini menjabat anggota DPRD Anambas mengatakan akan segera mengumpukan pengurus DPC. Sebab, dia juga baru mengetahui kabar tersebut.
"Untuk langkah yang saya ambil, Senin atau Selasa saya akan berangkat ke Jakarta ke DPP. Saya ingin tanyakan apa salah kami, sehingga semudah itu mengganti SK. Padahal kita punya AD/ART," katanya.
Dia juga meminta kepada DPP pada saat pertemua Ririn selaku ketua DPD Gerindra Kepri dihadirkan. Karena SK Pergantian pengurus DPC Anambas keluar atas rekomendasi dari DPD Gerindra Kepri.
"Kemarin sudah konfirmasi DPP mereka juga tidak tahu. Kita juga akan tempuh jalur hukum, ajukan gugatan. Ini harga diri," katanya dengan nada berapi-api.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/harianto-sekretaris-partai-dpc-partai-gerindra-kabupaten-kepulauan-anambas-1_20150801_103459.jpg)