Natuna Dilanda Angin Kencang dan Guntur, Gelombang Laut Mulai Tinggi
Hujan disertai guntur mendominasi cuaca di wilayah Natuna dalam beberapa hari terakhir.
Laporan Tribunnews Batam, M Ikhsan
TRIBUNNEWSBATAM.COM, NATUNA - Hujan disertai guntur mendominasi cuaca di wilayah Natuna dalam beberapa hari terakhir.
Stasiun Meteorologi Ranai menganalisa jika keadaan terjadinya hujan, guntur disertai angin kencang ini bakal terjadi sepekan ke depan.
Prakirawan Stasmet Ranai, Asrul Saparudin, memaparkan data terkait analisa cuaca.
Faktor yang mempengaruhi cuaca saat ini adalah terbentuknya daerah tekanan rendah yang terjadi di utara Kalimantan dan terdapatnya siklon tropis soudelor (970 hPa) di Samudera Pasifik Timur Filipina.
"Kondisi ini memberikan dampak pada terbentuknya belokan angin di Kalimantan bagian Utara dan termasuk wilayah Natuna juga,"ujarnya, Rabu (5/8/2015).
Massa udara dari Samudera Hindia bagian barat bergerak aktif menuju wilayah utara Indonesia, sehingga turut menstimulasi terbentuknya liputan awan di wilayah Natuna dan sekitarnya.
Sementara itu, untuk keadaan angin, saat ini angin bertiup dari arah barat daya hingga barat dengan kecepatan berkisar 10 km/jam hingga 30km/jam.
Asrul mengatakan potensi angin kencang mulai tanggal 5 hingga 10 agustus 2015 dari arah barat daya hingga barat dengan kecepatan berkisar 25km/jam hingga 55km/jam.
"Hal ini dapat terjadi pada pagi, siang hingga malam hari," tambahnya lagi.
Kondisi gelombang laut di sekitar perairan Natuna berkisar 0.75 M - 1 M. Peringatan untuk tanggal tanggal 6 hingga 10 agustus juga dikeluarkan stasmet.
Dari data cuaca, pada saat itu kemungkinan besar terjadi peningkatan tinggi gelombang laut yaitu berkisar 1 M - 2.5 M, terutama wilayah Natuna bagian utara dapat terjadi diatas 3 M.
Suhu udara berkisar 24.0 C - 30.0 C.
Rekomendasi penting yang dikeluarkan Stasmet terkait cuaca buruk untuk beberapa hari kedepan, yakni peningkatan pertumbuhan awan-awan konvektif yang lebih aktif. Hal ini yang menyebabkan terjadinya guntur disertai angin kencang.
"Aktivitas gelombang laut terjadi peningkatan diharapkan untuk nelayan dan kapal pelayaran berhati-hati dan waspada," ujarnya.
Prakiraan ini menurutnya berlaku tanggal 5 hingga 11 Agustus 2015 ke depan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/cuaca-badai-guntur-di-natuna_20150531_201127.jpg)