Abidin: Indonesia Belum Siap Hadapi MEA
Khawatir Tenaga Ahli Lokal Kecantol Dollar
Laporan Tribun Batam, Rachta Yahya
TRIBUNNEWSBATAM.COM, KARIMUN – Pengusaha ternama Batam yang juga owner perusahaan elektronik, PT Satnusa Persada, Abidin Hasibuan menyebutkan Indonesia belum siap menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang mulai diberlakukan, Januari 2016 mendatang.
Selaku pelaku bisnis, Abidin melihat alih-alih mempersiapkan diri, sebaliknya pemerintah disibukan dengan persiapan Pilkada serentak, Desember mendatang.
Abidin juga menyampaikan kekhawatirannya Indonesia akan kekurangan tenaga ahli dan profesional, dikarenakan memilih untuk bekerja di luar negeri seperti Singapura dan Malaysia, dengan pertimbangan gaji yang lebih menjanjikan dalam bentuk Dollar Singapura dan Ringgit Malaysia.
“MEA tantangan bagi Indonesia terutama bagi bisnis Hi-Tech, belum siap saya rasa dengan kondisi negara kita seperti saat ini. Cost kita masih tinggi, khawatir MEA buat tenaga profesional Indonesia lari ke luar negeri dengan pertimbangan gaji lebih besar. Dari sisi pelaku bisnis, saya rasa Indonesia belum siap MEA,” kata Abidin Hasibuan kepada Tribun Batam di sela-sela kunjungannya ke Tanjungbalai Karimun.
Sementara itu, Ketua Apindo Kepri, Ir Cahya menyebut MEA merupakan sesuatu hal yang tidak bisa dihindari.
Untuk itu, Cahya menyarankan semua elemen bangsa baik itu pemerintah, pelaku usaha dan buruh untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin.
Khusus bagi pengusaha, Cahya minta untuk memanfaatkan momen MEA ini dengan sudut pandang yang inovatif dan kreatif.
“MEA jalan, kita juga harus jalan. Kita harus persiapkan diri, jangan MEA itu jalan, kita jadi penonton, kita jadi pasar orang. Kita juga harus siapkan apa kelebihan kita, kita juga serbu dulu negara orang lain. Saya lihat banyak potensi dari kita,” kata Cahya di Tanjungbalai Karimun.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/abidin-hasibuan_20150814_103634.jpg)