Rabu, 8 April 2026

Walikota dan Wakilnya Jadi Saksi Nikah Massal di Tanjungpinang

Sebanyak 24 pasang warga Tanjungpinang mengikuti nikah massal.

Tribun Batam/Ikhwan
Lis Darmansyah dan Syahrul jadi Saksi Nikah Masal di Tanjungpinang 

Laporan Tribun Batam, Ikhwan

TRIBUNNEWSBATAM.COM, TANJUNGPINANG - Sebanyak 24 pasang warga Tanjungpinang mengikuti nikah massal. Acara ini dilaksanakan Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3KAB) di Asrama Haji Tanjungpinang, Kamis (27/8/2015).

Sebagian dari pasangan nikah massal tersebut, memang belum menikah. Namun sebagin yang lainnya sudah menikah siri, sehingga belum sah secara undang-undang.

Ahmad Yani, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3KAB) Kota Tanjungpinang mengatakan saat dilakukan pendataan di tiap kelurahan beberapa waktu lalu, ada 62 pasang yang masuk kategori. Namun saat dilakukan verifikasi, dilapangan hanya 24 pasang yang memenuhi syarat.

"Karena keterbatasan ekonomi banyak masyarakat yang tidak punya surat nikah. Jadi kita harapkan nikah massal ini dapat membantu masyarakat yang kurang mampu untuk menikah sesuai syariat agama dan undang-undang yang berlaku," katanya.

Menurutnya, 24 pasang pengantin yang mengikuti nikah massal ini, 17 diantaranya dinikahkan oleh kementrian agama melalui Kantor Urusan Agama.

Kemudian dia merinci, dua pasang dinikahkan di KUA Tanjungpinang Kota, tiga pasang di Tanjungpinang Barat, tiga pasang di Kecamatan Bukit Bestari, tujuh pasang di KUA Tanjungpinang Timur dan dua pasang dinikahkan saat acara berlangsung di Asrama Haji.

Sementara, tujuh pasang lainnya dinikahkan di Pengadilan Agama Tanjungpinang melalui isbat nikah.

"Pasangan tertua atas nama Cukup Asih 63 Tahun dan Firdaus, 43 tahun. Kemudian pasangan termuda yaitu dari Kelurahan Batu IX atas nama Rofi 21 tahun dan Rini 20 tahun," kata Yani.

Acara nikah masal tersebut diselenggarakan dengan nuansa budaya melayu. 24 pasang pengantin lelaki diarak dari pelataran adrama haji memasuki ruangan dengan bunga manggar.

Kemudian dilanjutkan dengan berbalas pantun anatara perwakilan pengantin lelaki dan perempuan saat ingin memasuki lokasi acara.

Acara dilanjutkan dengan akad nikah dua pasangan pengantin. Walikota Lis Darmansyah dan Wakil Walikota Syahrul menjadi saksi dalam akad nikah tersebut.

Prosesi akad nikah dua pasang pengantin ini, sempat menggelitik para hadirin. Pasalnya, dua pengantin lelaki yang dinikahkan oleh penghulu, tersendat-sendat saat membacakan lafaz qobul.

Bahkan ada yang hanya menjawab lafaz qobul dengan kata "iya". Sontak saja semua hadirin yang menyaksikan tertawa terpingkal-pingkal.

Namun akhirnya setelah dibumbing penghulu, kedua pengantin lelaki bisa melafazkan qobul dengan benar.

Acara kemudian ditutup dengan pemberian tepuk tepung tawar oleh Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah dan Wakil Walikota Tanjungpinang Syahrul. Satu persatu pasang pengantin menaiki pelaminan menerima tepuk tepung tawar itu. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved