Krisis Air Hantui Batam

ATB Minta Warga Kurangi Jadwal Mandi dan Cuci

Benny memaparkan rationing atau penggiliran bukan dimaksudkan para pelanggan tidak boleh menggunakan air.

Tribun Batam/Ist/Fb/Winarko Iksa
Kondisi Waduk di Batam yang mengalami penyusutan dan kekeringan 

Laporan Tribunnews Batam, Anne Maria

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Sistem rationing yang diterapkan ATB mulai besok, Selasa (1/9/2015) bukan diartikan bahwa warga Batam tidak boleh menggunakan air bersih.

Hanya saja, menurut Benny Andrianto, Vice President Director ATB, pihaknya meminta agar warga lebih cermat dan hemat menggunakan air.

Benny memaparkan rationing atau penggiliran bukan dimaksudkan para pelanggan tidak boleh menggunakan air.

Namun, ia mengingatkan pelanggan untuk dapat menyiasati penggunaan air agar lebih hemat.

"Jadi solusinya bukan dengan menambah bak, atau menghidupkan air kecil saja. Tapi lebih kepada mengubah pola hidup. Contohnya yang awalnya mandi 3-4 kali sehari, dikurangi jadi sekali saja. Awalnya mencuci pakaian setiap hari, bisa dilakukan dalam seminggu atau empat hari sekali. Cuci mobil juga tidak usah ke carwash, bisa cuci sendiri dengan pakai ember," tuturnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved