PLN Batam Ingkar Janji Penyaluran Listrik 3 MW ke Tanjungpinang
Janji PLN Bright Batam untuk menyalurkan daya listrik 3 megawatt dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Gas (PLTMG) Dompak ke sistem PLN Tanjungpinang.
Laporan Tribunnews Batam,Thomm Limahekin
TRIBUNNEWSBATAM.COM, TANJUNGPINANG- Janji PLN Bright Batam untuk menyalurkan daya listrik 3 megawatt dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Gas (PLTMG) Dompak ke sistem kelistrikan PLN Area Tanjungpinang belum juga terwujud hingga saat ini.
Dalam jadwal, daya listrik tersebut sudah harus disalurkan sebelum Selasa (18/8/2015) lalu.
Namun, hingga sekarang PLTMG Dompak belum memasok daya apapun ke sistem kelistrikan PLN Area Tanjungpinang.
Kepala Bagian (Kabag) Pembangkit pada PLN Tanjungpinang, Harmen Tandri mengatakan daya listrik 3 megawatt itu belum bisa disalurkan sesuai jadwal.
Sebab, alat pengukur gas untuk PLTMG Dompak belum didatangkan dari Malaysia.
"Sampai sekarang gas dari Batam belum diantar ke PLTMG Dompak karena alat regulator gasnya belum ada. Alat itu harus didatangkan dari Malaysia. Saat ini kami sedang mendatangkan alat tersebut," aku Harmen kepada Tribun Batam, Senin (31/8/2015) sore.
Menurut Harmen, keterlambatan pengadaan alat regulator gas ini akan turut mempengaruhi penundaan pengoperasi salah satu dari tigas mesin PLTMG. Dengan demikian penyaluran daya listrik yang dihasilkan pun agak molor dari waktu yang ditargetkan.
"Alat itu baru didatangkan pada Kamis (10/9) nanti. Setelah dipasang beberapa hari baru alat itu bisa dioperasika. Yah, sekitar itulah waktu penyaluran daya listrik 3 megawatt," ungkap Harmen.
Kendatipun alat regulator gas belum didatangkan, namun seluruh instalasi listrik dan pembangunan tiga unit rumah mesin PLTMG Dompak sudah selesai dilakukan.
Tiga unit rumah mesin terlihat sudah berdiri kokoh. Instalasi perpipaan untuk penyaluran gas pun sudah dipasang dan ditargetkan akan selesai dalam beberapa hari mendatang.
Penundaan jadwal penyaluran daya listrik 3 megawatt ini sama sekali tidak dibahas oleh pihak PLN Bright Batam, PLN Area Tanjungpinang saat kontrak pelaksana pembangunan PLTMG Dompak PT MAXPower dengan mantan Gubernur Kepri HM Sani ketika Sani meninjau pembangunan PLTMG Dompak pada awal Agustus 2015 lalu.
Pada peninjauan tersebut, Sani sempat mendesak PLN Bright Batam agar segera memasok gas sehingga PLTMG Dompak bisa dioperasikan dan menghasilkan daya listrik 3 dari 9 megawatt.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/aksi-demo-unjuk-rasa-pln-tanjungpinang.jpg)