Penggerebekan Kampung Aceh
Kampung Aceh Batam Dirazia Lagi, Seorang Pria Lawan Polisi Pakai Pisau
Warga Kampung Aceh, Mukakuning, Batam, kembali dikejutkan kedatangan puluhan polisi berseragam dan berpakaian preman masuk ke kampung mereka.
Laporan Tribunnews Batam, Elhadif Putra
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Warga Kampung Aceh, Mukakuning, Batam, kembali dikejutkan kedatangan puluhan polisi berseragam dan berpakaian preman masuk ke kampung mereka, Rabu (16/9/2015) sore.
Ini merupakan yang ketiga kalinya, aparat kepolisian masuk ke dalam kampung mereka untuk melakukan razia.
Warga yang penasaranpun beramai-ramai mengikuti petugas.
"Ini pasti gerebek lagi. Tapi apa ya?" tanya seorang ibu-ibu warga Kampung Aceh ke warga lain.
Puluhan aparat kepolisian yang turun pada operasi kali ini melakukan penggerebekan sebuah arena gelanggang permainan elektronik (Gelper) di Kampung Aceh.
Lokasi tersebut berada tak jauh dari lokasi Gelper yang pernah digerebek beberapa waktu lalu.
Baca: Polisi Kembali Merazia Kampung Aceh Simpang Dam Batam
Kasat Reserse Kriminal Polresta Barelang, Kompol Yoga Buanadipta Ilafi yang memimpin operasi mengatakan, razia ini berawal dari laporan masyarakat yang menyebutkan adanya praktek perjudian di arena Gelper tersebut.
"Sasaran awal kita judi di lokasi tersebut. Anggota yang turun dari Sat Reskrim 10 orang, Sabhara 35 orang dan Sat Res Narkoba 8 orang," terang Yoga.
Pada saat penggerebekan polisi juga melakukan penggeledahan.
Hasilnya, petugas menemukan dua paket yang berisi serbuk kristal yang diduga kuat sabu-sabu di lokasi.
Seorang pria yang diduga pemilik barang tersebut tiba-tiba emosi dan hampir melakukan penyerangan terhadap petugas menggunakan sebilah pisau.
"Ada yang hampir menyerang anggota dengan senjata tajam. Dan sekarang telah kita amankan," Kata Yoga. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/penggerebekan-kampung-aceh-batam_20150916_221758.jpg)