Jemaat Gereja Tabgha dapat Kemudahan Berobat di RS Mahkota Malaka
Rumah Sakit Mahkota Medical Centre Melaka memberikan kemudahan fasilitas pelayanan kesehatan kepada jemaat Gereja Tabgha Kota Batam.
Laporan Tribunnews Batam, Dedy Swadha
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Rumah Sakit Mahkota Medical Centre Melaka, Malaysia, memberikan kemudahan fasilitas pelayanan kesehatan kepada jemaat Gereja Tabgha Kota Batam.
Fasilitas ini diberikan atas kerjasama mereka dengan Yayasan Kumunitas Kasih Indonesia ( YKKI ) di bawah naungan Gereja TABGHA Kota Batam dan Badan Musyawarah Antar Gereja ( BAMAG ).
Pelayanan kesehatan tersebut diutamakan bagi penanganan penyakit stroke.
Penandatangan kerjasama ini dilaksanakan pada Sabtu (12/9/2015) lalu bersama Dr Wong Wee Yeen (Neurosurgery specialist ) dari Mahkota Medical Centre.
Dengan kerjasama ini, jemaat akan dapat kemudahan pelayanan jika ingin berobat.
Usai penandatangan kerjasama, pihak RS Mahkota Medical langsung memberikan pengetahuan apa dan bagaimana menangani penyakit stroke.
Menurut Dr Wong Wee Yeen, penyakit stroke adalah gangguan fungsi otak akibat aliran darah ke otak mengalami gangguan (berkurang).
Akibatnya, nutrisi dan oksigen yang dbutuhkan otak tidak terpenuhi dengan baik. Penyebab stroke ada dua macam, yaitu adanya sumbatan di pembuluh darah (trombus), dan adanya pembuluh darah yang pecah.
Umumnya stroke diderita oleh orang tua, karena proses penuaan menyebabkan pembuluh darah mengeras dan menyempit (arteriosclerosis) dan adanya lemak yang menyumbat pembuluh darah (atherosclerosis).
Tapi beberapa kasus terakhir menunjukkan peningkatan kasus stroke yang terjadi pada usia remaja dan usia produktif (15 – 40 tahun).
Pada golongan ini, penyebab utama stroke adalah stress, penyalahgunaan narkoba, alkohol, faktor keturunan, dan gaya hidup yang tidak sehat.
Pada kasus stroke usia remaja, faktor genetika (keturunan) merupakan penyebab utama terjadinya stroke.
Sering ditemui kasus stroke yang disebabkan oleh pembuluh darah yang rapuh dan mudah pecah, atau kelainan sistem darah seperti penyakit hemofilia dan thalassemia yang diturunkan oleh orang tua penderita.
"Jika ada anggota keluarga yang menderita diabetes (penyakit kencing manis), hipertensi (tekanan darah tinggi), dan penyakit jantung, kemungkinan terkena stroke menjadi lebih besar pada anggota keluarga lainnya,"tutur Dr Wong.
Penyebab serangan stroke lainnya adalah makanan dengan kadar kolesterol jahat (Low Density Lipoprotein) yang sangat tinggi. Koleserol jahat ini banyak terdapat pada junk food atau makanan cepat saji. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/gereja-tabgha-dan-rs-mahkota-medical-centre-malaka_20150917_153611.jpg)