Gara-gara Asap, Pelajar dan Mahasiswa Malaysia di Pekanbaru Diungsikan
Ratusan pelajar dan mahasiswa Malaysia di Pekanbaru, Jumat (18/9/2015) diungsikan dari Pekanbaru.
"Ini sedang nyusun (skripsi). Lagi sedang mengajukan judul. Karena evakuasi ditunda dulu. Kabarnya sampai asap hilang," ujarnya kepada Tribun dengan logat Melayu di sela-sela persiapan keberangkatannya di Konsulat Malaysia Pekanbaru, Jalan Jendral Sudirman.
Pengumuman evakuasi diketahuinya dari informasi yang disebar secara resmi melalui media sosial. Sore itu, Muhammad Nazri masih terus disibukkan dengan telepon genggamnya. Ia serius berkomunikasi dengan keluarganya di Kelantan.
"Orangtua sudah khawatir. Ini saya terus kasih informasi lewat WhatsApp kalau lagi padat jerebu (asap) di Pekanbaru," paparnya.
Nazri berharap kondisi udara Pekanbaru segera pulih dan kembali segar seperti sedia kala, sehingga ia dapat kembali untuk menyelesaikan pendidikannya di UIN Sultan Syarif Kasim.
Saat dikonfirmasi terpisah, Kepala Imigrasi Pekanbaru Amran Rais membenarkan terjadi pemulangan secara massif terhadap seratusan pelajar dan mahasiswa asal Malaysia. Ia mengatakan, imigrasi ikut membantu mempercepat proses administrasi mereka.
Khusus pegawai Konsulat Malaysia di Pekanbaru yang dipulangkan bersama keluarga mereka, imigrasi telah membantu proses percepatan pengurusan izin keberangkatannya.
"Sebanyak 45 pegawai dan anggota keluarga home staf (Konsulat Malaysia Pekanbaru) seharusnya Selasa nanti selesai KITAS-nya, tapi kita usahakan cepat. Tadi (Jumat) sudah selesai. Jadi tidak ada masalah lagi, mereka bisa berangkat," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/malaysia-evakuasi-warganya-dari-pekanbaru_20150919_171829.jpg)