1500 Warga Kepri Sudah Manfaatkan Gratis Balik Nama Kendaraan, Anda?
Program gratis denda pajak kendaraan dan bebas biaya pengurusan balik banyak bagi warga Kepri banyak diminati masyarakat.
Laporan Tribunnews Batam, Dedy Swadha
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Program gratis denda pajak kendaraan dan bebas biaya pengurusan balik banyak bagi warga Kepri banyak diminati masyarakat.
Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Kepulauan Riau Isdianto mengatakan, telah ribuan penunggak pajak kendaraan memenuhi kewajiban mereka.
Baca: Asik! Denda Pajak Motor dan Biaya Balik Nama Kendaraan Dihapus
Begitu juga dengan pengurusan balik nama kendaraan. Sedikitnya sudah ada 1500 pemilik kendaraan yang memanfaatkan program gratis balik nama kendaraan.
Padahal program ini baru diluncurkan pada pertengahan September lalu.
Diperkirakan, akan lebih banyak lagi pemilik kendaraan yang melakukan balik nama kepemilikan baik roda dua maupun roda empat.
Apalagi program gratis ini akan dilaksanakan sampai dengan Desember 2015 mendatang.
"Sudah ada sekitar 1500 pemilik kendaraan yang memanfaatkan program balik nama gratis ini," ujar Isdianto, usai peresmian Samsat Link di Gedung Samsat Kepri, Batam Center, Selasa (22/9/2015).
Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Riau memutihkan atau penghapusan denda tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan pembebasan biaya balik nama hingga akhir Desember 2015 mendatang.
Keputusan itu diambil berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 37 tahun 2015 tentang penghapusan denda pajak yang menunggak.
Ia mengatakan tidak memiliki target dalam menunjang kenaikan pendapatan daerah melalui penunggak pajak kendaraan.
Namun harapannya dengan diberlakukan program tersebut masyarakat sebagai penunggak pajak dapat melakukan kewajibannya.
"Target tidak ada. Tapi lebih banyak yang membayar pajak kendaraan akan lebih baik untuk pendapatan daerah. Selain itu dengan program ini juga dapat membantu meringankan masyarakat untuk membayar pajak kendaraannya," tuturnya.
Adapun, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kepulauan Riau dari pajak pada tahun 2015 ditargetkan mencapai Rp 1,2 triliun. Semoga program ini menjadi poin untuk memenuhinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/samsat-stnk-dan-sim-online_20150923_101601.jpg)