Kekerasan Anak Panti Rizki Khairunnisa
Pegawainya jadi Tersangka Penelantaran Anak Panti, Ini Kata Wako Batam
Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan menyayangkan adanya pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemko Batam yang kembali berhadapan dengan kasus hukum.
Laporan Tribunnews Batam, Anne Maria
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan menyayangkan adanya pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemko Batam yang kembali berhadapan dengan kasus hukum.
Seperti yang dialami oleh Elvita, salah satu pegawai di Dinas Kesehatan yang ditetapkan sebagai tersangka kasus penelantaran anak pada Panti Asuhan Rizki Khairunnisa yang dimilikinya.
Dahlan sendiri sudah mengetahui kasus tersebut dari hari pertama diamankannya Elvita.
"Iya saya tahu juga itu, kita prihatinlah. Kebetulan saya sempat ketemu Kapolda setelah penggerebekan. Dan sekarang juga statusnya sudah ditetapkan sebagai tersangka," ujar Dahlan, Senin (26/10/2015).
Dahlan berharap, agar anak buahnya tersebut segera diproses.
Namun begitu, ia menyatakan bahwa kasus hukum yang menjerat Elvita di luar kedinasannya sebagai pegawai.
"Saya harapkan segera cepat diproses, tentunya tetap dengan mengedepankan keadilan dan azas praduga tak bersalah. Saya bukan mau melepaskan tanggungjawab, tapi itukan kegiatan yang dia lakukan di luar kedinasannya. Jadi kami serahkan ke pihak berwajib sepenuhnya," kata Dahlan.
Jika memang diperlukan bantuan hukum, Dahlan mengatakan hal itu bisa saja disiapkan bagi Elvita.
Sebab, hingga kini status Elvita sendiri masih sebagai pegawai negeri yang ada di bawah naungannya.
Sebelumnya diberitakan, belasan anak di Panti Asuhan Rizki Khairunnisa diduga mengalami kekerasan yang dilakukan oleh Elvita pemilik panti.
Tidak hanya mengalami kekerasan, berdasarkan laporan warga kepada Gerakan Anti Trafficking beberapa anak pun ikut dieksploitasi secara ekonomi.
Anak-anak tersebut sengaja dipinjamkan, atau diadopsi agar pemilik panti asuhan mendapatkan keuntungan dari calon orangtua asuhnya.
Polda Kepri yang melakukan penggerebekan pun mengamankan Elvita beserta beberapa orang pengasuh lainnya, dari hasil pemeriksaan status Elvita menjadi tersangka.
Saat ini belasan anak-anak tersebut pun telah dipindahkan ke panti asuhan lain dibawah naungan dinas sosial Batam. (*)