Besok Malam Penari India akan Hibur Warga Batam di Engku Putri
Penari-penari India akan menghibur warga Batam, Rabu (28/10/2015) malam di Dataran Engku Putri.
Laporan Tribunnews Batam, Anne Maria
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Penari-penari India akan menghibur warga Batam, Rabu (28/10/2015) malam di Dataran Engku Putri.
Penari yang tergabung dalam sanggar Mudra Creation Group tersebut akan menggelar event festival of India bertajuk Lavani Performance.
Sembilan orang penari, yang terdiri dari empat penari pria dan lima penari wanita tersebut akan membawakan tari-tarian tradisional India.
Sankar Nandi, Vice Consul, Consulat General of India untuk Medan mengatakan bahwa grup tari ini sebelumnya sudah tampil di beberapa negara, seperti New Zealand.
"Besok mereka akan datang melewati Singapura. Sebelumnya mereka sudah tampil di beberapa negara lain. Untuk Indonesia mereka akan tampil pertama kali di Batam. Baru ke Jakarta dan Surabaya. Lavani sebenarnya adalah tarian tradisional yang dulu populer di India," kata Sankar Nandi.
Selain memberikan hiburan, sekaligus pertukaran kebudayaan Indonesia dengan India, festival inipun sekaligus meningkatkan kembali populeritas tarian tradisional India itu.
Sankar Nandi menjelaskan, Lavani Performances merupakan tari-tarian yang menggabungkan unsur-unsur kebudayaan, keagamaan, dan sedikit romance.
Sanggar Mudra Creation Group sendiri merupakan salah satu Sanggar ternama India dibawah pimpinan Suganda Dullap.
Pertunjukan yang terbuka bagi seluruh warga Batam inipun digratiskan biaya masuk.
"Semua orang boleh menonton, dan ini gratis. Kita tidak menargetkan secara khusus hanya warga India yang boleh menonton. Tetapi kami juga sudah menggaungkan kegiatan ini kepada sekitar 500 an warga India yang ada di sini melalui Indian society di Batam. Termasuk juga kepada warga India yang ada di Singapura dan Malaysia," tutur Sankar Nandi.
Menurut Sankar, komunitas India yang ada di beberapa negara tetangga tersebut pun akan hadir. Namun demikian, tidak keseluruhan.
"Mereka akan datang, tapi mungkin tidak semua, karena besok adalah hari kerja," kata Sankar lagi.
Menurut Sankar, Batam dipilih menjadi tempat pertama di Indonesia sebagai tempat pertunjukan dikarenakan kemultietnisannya.
"Batam paling multietnis, dan kami tahu banyak sekali orang dari berbagai daerah dan negara ke sini. Termasuk warga kami. Lagipula kami belum pernah performance di sini, kami ingin memasuki daerah baru," ucap Sankar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/penari-india_20151027_171241.jpg)