Kamis, 28 Mei 2026

Kini FIFA Maklum 'Intervensi' Pemerintah Mereformasi Sepakbola

Joko Widodo mengungkapkan keinginan pemerintah untuk mereformasi sepak bola Indonesia. Rencana ini disambut positif oleh FIFA

Tayang:
tribunnews.com
Presiden Joko Widodo didampingi Menpora Imam Nahrawi (kanan) menerima Delegasi Federation Internationale de Football Assosiation (FIFA) dan The Asian Football Confederation (AFC) Abdullah Ibni Sultan Ahmad Shah (tengah), Kozo Tashima (kedua kiri) serta Mariano Araneta (kiri) untuk membahas masalah persepakbolaan Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/11/2015). Presiden memutuskan membuat tim khusus yang akan menjadi mediator antara pemerintah dengan FIFA untuk mencari jalan keluar atas kisruh sepak bola di Indonesia. 

"Presiden akan membentuk satu tim kecil untuk mencari solusi terbaik antara pemerintah Indonesia dan FIFA mengenai PSSI," kata Teten di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/11/2015).

Teten menyampaikan, tim kecil itu akan dibentuk oleh Presiden Jokowi.

Meski demikian, saat ini ia mengaku belum dapat menjelaskan lebih jauh mengenai anggota tim yang direncanakan ittu.

"Tim ini akan dibentuk untuk mencari jalan keluar yang terbaik," ucapnya.

Di lokasi yang sama, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menyampaikan bahwa FIFA ingin mencari tahu secara utuh kisruh persepakbolaan Indonesia.

Ia mengungkapkan bahwa FIFA terkejut saat mengetahui adanya indikasi pengaturan skor, judi bola, pembayaran gaji yang telat, dan tidak transparannya keuangan PSSI.

"Tentu (hal itu) jadi catatan penting. Mereka sangat terkejut mendengar apa yang kami sampaikan," kata Imam. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved