Siswi SMA di Batam Hilang

Ayah Nia Tidak Mau Bertemu dengan WZ

Kepada penyidik, Bob Vages dan istrinya, Isnawati, secara detail menceritakan kronologi kepergian Nia,

Editor: Mairi Nandarson
tribunnews batam/wahib wafa
Bob Vegas, ayah kandung Dian Milenia alias Nia bersama adik Nia yang masih berumur 2,5 tahun, Selasa (3/11/2015). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Hampir lima jam lamanya, kedua orangtua (alm) Dian Mileniea Tresna Afiefa (16) memberikan keterangan kepada penyidik Polresta Barelang, Selasa (03/11/2015).

Kepada penyidik, Bob Vages dan istrinya, Isnawati, secara detail menceritakan kronologi kepergian Nia, sebelum akhirnya dinyatakan hilang pada 27 September silam.

Meski demikian keduanya mengaku tidak mengetahui perkembangan dari penyidikan terhadap tersangka WZ (40). Bob juga menyatakan tidak ingin berjumpa dengan WZ, meskipun sama-sama tengah berada di Mapolresta.

Bob mengaku tidak menyimpan rasa benci ataupun dendam kepada pelaku.

"Saya sudah ikhlaskan. Saya buang rasa benci itu kepada pelaku. Biarkan proses hukum yang menentukan pelaku akan dibawa ke mana," ungkapnya kepada Tribun di sela-sela pemeriksaan, Selasa (03/11/2015).

Bob dan Isna Selasa memenuhi panggilan penyidik untuk melengkapi berkas pemeriksaan dengan membawa serta anak bungsunya yang masih berusia 3 tahunan.

Bob Vages tiba sekitar pukul 10.40 WIB seraya menggendong si bungsu. Isna lebih dulu dimintai keterangannya, baru kemudian gantian Bob. Keduanya baru keluar dari ruang Sat Reskrim sore hari pukul 16. 00 WIB.

Bob yang juga merupakan PNS di Pemko Batam itu memutuskan izin tidak masuk kerja untuk memenuhi panggilan polisi terkait kasus yang menimpa anaknya.

Kepada polisi Bob memberikan jawaban seputar awal kepergian Nia ke sekolah.

"Kita hanya ditanya saja lebih detail. Tidak ada dari polisi memberikan kabar terkait perkembangan penyelidikan pelaku," ujar pria yang juga PNS Staf Disperindag Kota Batam itu.

Diberitakan sebelumnya, siswi SMAN 1 Batam itu ditemukan tewas dengan luka sayatan di leher di Hutan Sei Ladi, Batam. Sebelum ditemukan, sehari sebelumnya warga Villa Mukakuning Batuaji itu dinyatakan hilang saat perjalanan menuju sekolahnya di Sekupang.

Sekitar sebulan kemudian polisi menangkap WZ warga Perum TPI Batuaji dan dijadikan tersangka. Namun demikian hingga kini polisi masih menunggu hasil uji labfor untuk memperkuat alat bukti yang kini di genggaman polisi.

Polisi juga masih mendalami fakta-fakta terkait sejumlah kasus pembunuhan yang lain di Batam selama ini.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved