Siang-Malam Mengajar, Dara Muda Ini Bilang "Saya Ingin Buktikan bahwa Kami Juga Bisa Sukses"
Pengalaman sulit dalam hidup kerap membuat seseorang termotivasi dan gigih berjuang melebihi kemampuannya.
Penulis: Thom Limahekin |
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG- Pengalaman sulit dalam hidup kerap membuat seseorang termotivasi dan gigih berjuang melebihi kemampuannya.
Pengalaman inilah yang dialami Sidah (21).
Wanita asal Mensanak, Lingga harus merasakan betapa perih pengalaman kehidupan.
Namun pengalaman tersebut menjadikannya lebih tetap tangguh dan kuat dalam menjalaninya meski harus menguras keringat.
Anak ke-dua dari tiga bersaudara ini bekerja dari pagi hingga malam.
Dia mengajar anak-anak pendidikan usia dini (Paud) dari pukul 07.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB.
Lalu, dia sambung mengajar tahfis Quran di Pusat Alquran Indonesia.
Dengan kehidupan yang masih pas-pasan secara ekonomi, pelan-pelan dia bisa mengumpulkan sejumlah tabungan dari keringatnya untuk kuliah.
Dia dan adiknya tidak ingin hanya karena ekonomi yang lemah, harus rela berhenti meraih cita-cita.
“Saya hanya ingin buktikan kepada orang-orang bahwa kami pun bisa sukses," ujar Sidah kepada Bintannews, Senin (9/11/2015)..
Bermodalkan keberanian dan kesabaran, akhirnya Sidah dan adiknya berhasil masuk ke STAI Abdurrahman Kilometer 18.
Dia mengambil Jurusan Ekonomi Syariah.
Sementara adiknya menggeluti Jurusan Managemen Pendidikan Islam.
Meski kesulitan tak pernah hilang dalam hidupnya namun Sidah selalu bersandar pada Allah.
Keyakinannya akan kebesaran Allah membuat dia kuat menghadapi hidupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/sidah_20151110_081827.jpg)