Rabu, 8 April 2026

Dugaan Pelecehan Seksual Anak Panti

Meski Diancam Dibunuh, Korban Nekat Laporkan Kelakuan Bejat ABD ke Warga

Terbongkarnya kasus pelecehan seksual di Panti Asuhan Al-Arif Batam di Komplek Perumahan Pertiwi Sekupang, Batam, berkat kenekatan seorang korban.

tribunnews.com
Ilustrasi pencabulan 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Terbongkarnya kasus pelecehan seksual di Panti Asuhan Al-Arif Batam di Komplek Perumahan Pertiwi Sekupang, Batam, berkat kenekatan seorang korban.

Seorang korban yang kini menjalani pemeriksaan di Mapolresta Barelang, nekat menceritakan apa yang dialaminya kepada teman satu panti asuhan.

Padahal, satu korban tersebut bersama korban lainnya sudah diancam oleh ABD, pengasuh di panti asuhan tersebut, agar tidak menceritakan kelakuan bejatnya kepada orang lain.

Jika diceritakan, pelaku mengancam akan membunuh korbannya.

"Tolonglah saya sudah tak tahan lagi diperlakukan seperti ini. Laporkanlah kepada polisi. Saya sudah tidak kuat lagi,"kata korban kepada warga setempat, seperti ditirukan Komisioner Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Provinsi Kepri, Erry Syahrial, Jumat (13/11/2015).

Erry menambahkan, warga yang mengetahui hal tersebut melakukan investigasi di panti tersebut.

Wargapun langsung melaporkan tindakan ABD itu ke Mapolresta Barelang.

Sementara itu, Wakasat Reskrim Polresta Barelang AKP Dasta Analis  membenarkan adanya laporan kasus pencabulan tersebut.

"Memang benar. Ada dua korban masih berumur 12 dan 13 tahun. Dia masih diperiksa. Info dari anggota, mereka dicabuli oleh pengasuh panti,"ujar Dasta.

Dalam kasus ini, polisi menduka masih ada korban lain selain dua korban tersebut.

"Kemungkinan ada korban lain. Kita masih dalami‎ kasus ini," ungkapnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved