Mantan Mendagri Syarwan Hamid Lantik DPD LMB Meranti

DPD Lembaga Melayu Bersatu (LMB) Kabupaten Meranti, Riau, pengabdian periode 2015-2020 dikukuhkan di Taman Cik Puan, Selatpanjang

tribunnews batam/leo
Datuk Panglima Besar Dewan Pengurus Pusat (DPP) LMB Letjend (Purn) Syarwan Hamid melantik sekaligus menebalkan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Melayu Bersatu (LMB) Kabupaten Meranti pengabdian periode 2015-2020, Kamis (19/11/2015) malam. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, MERANTI - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Melayu Bersatu (LMB) Kabupaten Meranti, Riau, pengabdian periode 2015-2020 dikukuhkan di Taman Cik Puan, Selatpanjang, Kamis (19/11/2015).

DPD LMB Kabupaten Meranti dipimpin oleh Burhanuddin.

Pengukuhan sekaligus penebalan gelar Datuk Penglima Muda DPD LMB Meranti kepada Burhanuddin dilakukan oleh Datuk Panglima Besar Dewan Pengurus Pusat (DPP) LMB yang berpusat di Pekanbaru, Letjend (Purn) Syarwan Hamid.

Dalam amanahnya, mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) era Presiden BJ Habibie ini, meminta agar masyarakat Melayu tetap menjaga marwah Melayu itu sendiri.

"Memang kita sering dikatai Melayu tak kan pernah hilang di bumi. Lalu apa makna sebenarnya kata ini? Jaga marwah agar tetap mencintai NKRI yang kita cintai ini,"katanya di hadapan ratusan peserta undangan dari berbagai DPD dan termasuk SKPD di lingkungan Pemkab Meranti.

Syarwan menambahkan, manusia itu terutama ditujukan kepada warga Melayu, baru dianggap ada jika mampu berbuat untuk diri sendiri, keluarga, bangsa dan negara.

Ia juga mengaitkan sejarah-sejarah Melayu yang ada.

Bahkan untuk memajukan sejarah ini, khusus di Wilayah Riau buku berjudul 'Tunjuk Ajar Melayu' karya almarhum Tennas Effendi wajib dimasukan pada kurikulum sekolah dasar sampai menengah atas.

"Nah pesan yang terakhir, kehadiran LMB di bumi sebagai manusia yang mampu memberikan kontribusi untuk bangsanya agar berbudaya maju dan mampu bersaing sehat baik di tingkat internasional, nasional dan regional," tandasnya.

Sementara Pemkab Meranti yang diwakili oleh Asisten I Alizar dalam sambutannya mengatakan agar selepas DPD LMB Meranti ditebalkan dapat memegang teguh apa yang menjadi visi dan misi utama.

"Tak luput juga kami minta LMB Meranti memberikan sumbangsih terhadap pembangunan daerahnya," sebut Alizar.

Selain itu, sebagai pengurus LMB haruslah menjadi kontrol sosial yang membangun bagi daerah.

LMB jangan diam jika ada oknum yang tidak bertanggung jawab mengumbar ketidak adilan bagi pembangunan daerahnya.

Hal itu dikatakan Datuk Panglima Muda DPD LMB Kabupaten Karimun yang juga seorang tokoh kelahiran Meranti, Azman Zainal.

"LMB hadir sebagai pemersatu. Selain fungsinya pemersatu, LMB juga diharapkan mampu menjadi agen kontrol sosial bilamana ketidak adilan itu ada," tuturnya.

Acara yang digelar di Taman Cik Puan, Selatpanjang, Meranti, Riau Kamis (19/11) malam disungguhi beberapa tarian adat Melayu.

Tak hanya itu, pantun-pantun jenaka yang dilontarkan pembawa acara, menambah paduan ciri khas Melayu sebagai negeri pantun. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved