Banyak yang Hamil di Luar Nikah, Karena Orangtua Tak Peduli dengan Pergaulan Anak
"Orangtualah yang lebih mengerti anak-anaknya," kata Hamizar
BATAM.TRIBUNNNEWS.COM, BATAM - Banyaknya wanita nikah karena hamil di luar nikah, dinilai Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Sekupang, Batam, H Hamizar, karena berkurangnya perhatian orangtua pada pergaulan anak-anak mereka.
KUA Batam mencatat dua puluh persen dari 61 orang wanita usia 16-25 tahun dari Januari 2015 sampai 31 Oktober 2015, menikah karena hamil di luar nikah.
Hamizar mengaku sangat prihatin melihat banyaknya wanita yang menikah karena terpaksa.
"Kita harapkan orangtua bisa membina dan mengawasi anak-anak mereka," katanya.
Hemat Hamizar, orangtua adalah sebagai tonggak penyangga utama, bagi anak-anak, selanjutnya baru guru di sekolah.
"Orangtua seharusnya dapat membina dan mengawasi anak-anak mereka, karena yang kita temukan banyaknya anak-anak hamil karena tidak adanya kepedulian dari orangtua," jelasnya.
Dia juga mengharapkan, pembatasan jam main bagi anak-anak dari orangtua, harus ada.
"Maksudnya jangan memberikan kebebasan terhadap anak-anak, apalagi saat ini kota Batam sebagai kota moderen, yang saraf dengan dunia hiburan dan dunia belanja," katanya.
Dia mengatakan, adanya pengawasan dan pembinaan dari orangtua anak dapat menekan angka kehamilan diluar nikah.
"Orangtualah yang lebih mengerti anak-anaknya," kata Hamizar.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-ibu-hamil_20150828_161138.jpg)