Kecelakaan Lalulintas di Batam
Kadis PU Batam Bantah Pengerjaan Jalan Simpang Kara Molor
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Batam Yumasnur membantah pengerjaan pelebaran jalan Simpang Kara Batam Centre, molor.
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Batam Yumasnur membantah pengerjaan pelebaran jalan Simpang Kara Batam Centre, molor.
Hal tersebut dikatakannya atas pemberitaan yang mengatakan pengerjaan jalan tersebut terlalu lama.
"Pengerjaan pelebaran jalan Simpang Kara, Batam Centre, belum bisa dikatakan molor. Waktu pengerjaannya sampai akhir Desember 2015, jadi saat ini masih terhitung hari pengerjaan,"kata Yumasnur kepada Tribun Batam, Sabtu (5/12/2015).
Yumasnur, menjelaskan apa yang dikatakan warga di dalam pemberitaan saat terjadi kecelakaan yang mengakibatkan Ernawati Naibaban, meninggal di tempat, karena kondisi jalan sempit akibat pengerjaan pelebaran jalan terlihat molor tidak benar.
"Memang kita akui, saat ini jalan di Simpang Kara terlihat menyempit karena masih dalam pengerjaan jadi banyak material yang masih ada di lokasi," katanya.
Dia juga menjelaskan, pihak PU sendiri sudah memasang rambu-rambu, peringatan adanya pengerjaan jalan.
"Jadi kalau ada kecelakaan bukan karena pengerjaan jalan,"katanya.
Dia juga mengimbau masyarakat Batam, khususnya yang melintas di jalan Simpang Kara agar berhati-hati.
Sebab, pengerjaan jalan tersebut sesuai dengan kontrak yang akan selesai akhir bulan Desember 2015.
"Kita harapkan warga agar berhati-hati," terangnya.
Yumasnur mengimbau agar, warga yang melintas dari Simpang Kara tidak melewati jalan yang sedang dalam pengerjaan.
Pasalnya ditempat tersebut masih banyak material yang akan digunakan untuk pengerjaan proyek.
"Jalan itu juga belum rata karena masih pengerasan. Kita harapkan warga agar menghindari pengerjaan jalan tersebut. Dan lebih bersabar dan berhati-hati," tutup Yumasnur. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kondisi-jalan-simpang-kara-batam-centre_20151204_041740.jpg)