Inilah Sejumlah Peristiwa Penting Dunia Tahun 2015

Sepanjang tahun 2015, sejumlah peristiwa penting telah terjadi di belahan dunia.

Inilah Sejumlah Peristiwa Penting Dunia Tahun 2015
IStimewa
Warga meletakkan karangan bunga di Bataclan Theatre, Paris, Perancis, Sabtu (14/11/2015). Hal ini dilakukan atas serangan teroris yang menewaskan 153 korban jiwa dan ratusan korban luka lainnya pada Jumat (13/11/2015). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM - Sepanjang tahun 2015, sejumlah peristiwa penting telah terjadi di belahan dunia. Mulai dari aksi teror, pesawat jatuh hingga Pemilihan Umum.

Berikut sejumlah peristiwa penting dunia tersebut yang dihimpun kompas.com dan dikutip Tribun Batam'

Januari
Tanggal 7-9 di Perancis.
Tujuh belas orang dibantai dalam serangan di kantor majalah satire Charlie Hebdo di Paris dan sebuah supermarket khusus Yahudi dua hari kemudian.

Tanggal 26 di Suriah.
Kelompok Negara Islam atau ISIS terusir dari kota Kabane di Suriah di perbatasan Turki setelah pasukan Kurdi yang didukung serangan udara koalisi pimpinan AS melancarkan pertempuran sengit selama lebih dari empat bulan.

Februari
Tanggal 12 di Ukraina.
Pemerintah Ukraina dan pemberontak setuju terhadap sebuah peta jalan perdamaian "Minsk II", yang didukung Perancis, Jerman, dan Rusia.

Namun, gencatan senjata tetap itu rapuh. Sebuah gencatan senjata kedua ditandatangani tanggal 1 September. Bentrokan meningkat lagi pada awal Desember.

Maret
Tanggal 17 di Israel/Wilayah Palestina.
Partai Likud pimpinan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memenangkan pemilu legislatif. Pembangunan permukiman Yahudi berlanjut dan kebuntuan dalam proses perdamaian memunculkan kekerasan baru dalam bentuk pelemparan batu, serangan penusukan dan serudukan dengan menggunakan mobil serta bentrokan dengan pasukan keamanan.


Tanggal 18 di Tunisia.
Sebuah serangan di Museum Bardo di Tunis menewaskan 21 turis asing dan seorang polisi Tunisia.

Pada tanggal 26 Juni sebuah serangan di sebuah resor wisata menewaskan 38 wisatawan asing, sebagian besar turis Inggris, sementara pada 24 November pengeboman sebuah bus pengawal presiden menewaskan setidaknya 12 orang. Semua serangan itu diklaim oleh kelompok ISIS.

Halaman
1234
Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved