Rabu, 8 April 2026

Mau Minjam Motor, Budi Justru Temukan Budi Tewas Tergantung di Pintu Rumah

Pantauan di lapangan, jasad Budi tergantung dengan seutas kabel di pintu belakang rumah

Editor: Mairi Nandarson
tribun/aminnudin
Petugas membawa jasad Budi Haryanto ke dalam mobil, setelah ditemukan tewas gantung diri 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Budi Haryanto (36), seorang pekerja bangunan ditemukan tewas tergantung di sebuah rumah di Perumahan Griya Puqalfa Residence, Batu Naga, Kecamatan Bukit Bestari, Jumat (25/12/2015) sekitar pukul 12.00 WIB.

Informasi yang dihimpun di lapangan, jasad Budi pertama kali ditemukan Fadli, warga perumahan Griya Puqalfa Residence, yang saat itu hendak meminjam motor korban untuk pergi ke masjid.

Namun, saat dipangil, korban tak menjawab, selanjutnya Fadli terkejut ketika masuk ke dalam rumah itu melihat rekannya itu tergantung di pintu belakang rumah.

Fadli kemudian memberitahukan warga lain.

Pantauan di lapangan, jasad Budi tergantung dengan seutas kabel di pintu belakang rumah.

Jasadnya terlihat terkulai tanpa menggunakan baju, hanya menggunakan celana boxer warna merah.

Masih pantauan di lapangan, tim identifikasi Polres Tanjungpinang yang turun ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumupulkan informasi dari warga sekitar.

Seorang warga, Ardi mengatakan ia juga kaget ketika mendapat informasi ada orang yang gantung diri.

Ia pun tambah kaget ketika mengetahui orang yang gantung diri tersebut rekannya.

"Saya tak habis pikir, kenapa pikiran dia sependek itu, padahal dia itu orangnya enak diajak bercanda,''ujar Budi.

Dikatakan Budi, ia pun merasa heran kenapa rekannya mengakhiri hidup dengan cara seperti itu.

Saya juga belum tahu kenapa dia bunuh diri.
Dia itu memang buruh bangunan yang bekerja di perumahaan ini,''kata Ardi.

Kapolsek Bukit Bestari, Kompol Zulkarnain mengatakan jika dilihat sekilas korban memang gantung diri.

Namun, pihaknya tetap membawa korban ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Tanjungpinang, untuk dilakukan visum et repertum.

"Nanti pihak Rumah Sakit yang melihat, apakah ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban.

Karena kalau dilihat sekilas tak ada tanda kekerasan di jenazah korban. Dugaan sementara korban murni bunuh diri," ucap Zulkarnain.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved