Ini Penyebab Banyak Orang Tidak Bisa Lepas dari Facebook
Mereka yang kemudian kembali menekuni Facebook kebanyakan tak punya akun media sosial lain. Hanya Facebook yag mereka punya
BATAM.TRIBUNNEWS.COM - Pada masa liburan sekarang ini, fakta bahwa penggunaan media sosial kian tinggi berkali lipat memang terjadi.
Bahkan durasi menggunakan media sosial seperti Facebook semakin lama lebih dari hari biasa.
Daya tarik Facebook memang sangat kuat, bahkan tak sedikit orang-orang yang pernah mencoba “lepas” dari “ikatannya”, beberapa hari kemudian kembali lagi.
Untuk itulah sejumlah peneliti dari Universitas Cornell, Ithaca, Amerika melakukan riset.
Yang disasar adalah mantan pengguna Facebook yang kembali menekuni media sosial itu.
Sejumlah 5.000 orang jadi responden. Mereka harus mengikuti program yang diberi nama Facebook Detox, cara terlepas dari jeratan Facebook. Waktu durasi detox ditentukan selama 99 hari.
Hasil riset membuktikan, sebanyak 33,7 persen gagal dari program itu. Mereka kembali main Facebook.
Dari lebih sepertiga responden itu mengakui sulit terlepas. Namun ada empat kesimpulan mendasar mengapa orang tidak bisa terlepas dari Facebook.
1. Daya Pikat Luar Biasa
Seperti seorang yang kecanduan, karena ada satu atau dua hal yang menarik untuk terus diikuti. Mereka umumnya menyerah karena hal tersebut. Selalu ada keinginan untuk kembali.
Bahkan hal itu sudah menjadi sebuah kebiasaan. Salah seorang responden menyatakan, bahwa setiap kali membuka browser internet pada 10 hari pertama proses detox, jemarinya selalu menekan tombol “F”, tanpa sadar.
2. Mood Kuat buat Kembali
Jika seseorang sedang dalam perasaan senang, bahagia, ia dengan gampang untuk merelakan tidak lagi menyentuh Facebook.
Tetapi ketika suasana hati sedang mengalami situasi buruk, kebanyakan responden dengan cepat melirik Facebook.
3. Tempat untuk Eksis
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ketergantungan-facebook_20151229_162040.jpg)