Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Paling Banyak di APBD Kepri 2016

Kami berharap kualitas pendidikan ditingkatkan. Kami ingin tidak ada anak didik yang tak bisa masuk sekolah karena ruang kelas tidak ada, katanya

Penulis: Thom Limahekin | Editor: Mairi Nandarson
tribunnews batam/thomm
Penjabat Gubernur Kepri Nuryanto (paling kiri) berfoto bersama para Pimpinan DPRD Kepri usai penandatanganan pengesahan APBD Kepri 2016, Kamis (7/1/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (Ranperda APBD) Kepri 2016 akhirnya disahkan menjadi Perda APBD Kepri 2016 dalam rapat paripurna di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri, Pulau Dompak Kota Tanjungpinang, pada Kamis (7/1/2016).

Jumlah APBD Kepri 2016 terbilang sebesar Rp 3.056.806.718.975. Dari jumlah anggaran itu, alokasi dana untuk pendidikan mendapat jatah paling besar.

Anggaran yang dikucurkan untuk pendidikan dari APBD Kepri 2016 mencapai Rp 323 miliar. Anggaran ini terdiri dari Rp 264 miliar untuk Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri, dan Rp59 miliar untuk Hibah Bantuan Sosial (Bansos) Pendidikan.

Pengalokasian dana untuk pendidikan dengan jumlah terbanyak dibandingkan dengan bidang-bidang lain ini disertai harapan yang besar bagi Disdik Kepri sebagai pengguna anggaran.

Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan misalnya memberi catatan bahwa dana yang terbilang banyak itu diharapkan dapat menunjang kualitas pendidikan di Kepri demi menghasilkan generasi yang berilmu dan berakhlak mulia.

"Kami berharap agar kualitas pendidikan ditingkatkan lagi. Kami juga ingin supaya tidak ada anak didik yang tidak bisa masuk sekolah karena ruang kelas tidak ada.

Kami menghendaki agar fasilitas yang digunakan untuk mendukung pendidikan harus diperhatikan," kata Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, usai memimpin rapat paripurna pengesahan APBD Kepri 2016.

Selain bidang pendidikan, bidang kesehatan pun mendapat kucuran anggaran yang terbilang banyak.

Alokasi anggaran untuk Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Kepri mencapai Rp 129 miliar, RSUD Tanjung Uban sebesar Rp 63 miliar dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepri berjumlah Rp 35 miliar.

"Kami juga memberi perhatian khusus pada bidang kesehatan. Yang hendak kita bangun adalah program hidup sehat. Namun, kita terlebih dahulu membangun RS dan menyediakan fasilitas kesehatannya," jelas Ketua DPRD Kepri tersebut.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved