"Bunyinya Keras Sekali, Kami Pikir Ada Bom yang Meledak"

Truk bernomor polisi BP 9429 DF yang sarat muatan bahan bagunan terjerembab di jalan Brigjend Katamso Kota Tanjungpinang, Kamis (21/1/2016) siang.

Penulis: Thom Limahekin |
tribunnews batam/thomm
Truk bernomor polisi BP 9429 DF yang sarat muatan bahan bagunan terjerembab di jalan Brigjend Katamso Kota Tanjungpinang, Kamis (21/1/2016) sekitar pukul 13.00 WIB. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG- Truk bernomor polisi BP 9429 DF yang sarat muatan bahan bagunan terjerembab di jalan Brigjend Katamso Kota Tanjungpinang, Kamis (21/1/2016) sekitar pukul 13.00 WIB.

Ban belakang sebelah kiri truk amblas ke dalam lubang bekas galian penanaman pipa bawah tanah.

Insiden ini sempat membuat warga sekitar kaget.

Sebab, bunyi ban yang amblas ke dalam lubang galian itu menyerupai dentuman meriam.

"Bunyinya besar sekali. Kami pikir ada bom yang meledak atau bunyi meriam," ungkap Mariati kepada Tribun.

Bunyi dentuman itu sontak mengundang perhatian warga sekitar.

Dalam waktu sekejap mereka datang dan melihat apa yang sebenarnya terjadi dengan truk yang sarat bermuatan bahan bangunan itu.

“Oh, ban mobil masuk ke dalam lubang bekas galian pipa. Lubangnya ditutup tidak padat. Karena itu, tanah di dalam berongga," ungkap Fandy, warga sekitar.

Selain bekas galian itu tidak ditimbun dengan padat, penyebab lain yang diduga mengakibatkan truk itu terjerembab adalah muatan yang melebihi kapasitas.

Bak truk setinggi hampir 2 meter itu sarat dipenuhi barang-barang.

Truk masih ditambah muatan melebihi bak truk dan mengikatnya dengan tali setelah ditutup dengan terpal.

"Muatannya juga terlalu sarat. Tuh lihat, barang-barang yang dimuat saja melebih bak truk. Pantas sajalah bannya amblas," komentar Komar, warga lainnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved