Seorang Pria Tewas Diduga Lantaran Dipukuli di Perumahan Winner Milenium Bengkong

Seorang warga bernama Darma (45) tewas‎ diduga karena dianiaya di perumahan Wilner Milenium Bengkong.

tribunnews batam/wafa
Jasad Darma, berada di RSBK, setelah tewas di Perumahan Wilner Milenium Bengkong, Batam, diduga karena dianiaya, Kamis (21/1/2016). 

‎BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Seorang warga bernama Darma (45) tewas‎ diduga karena dianiaya.

Jasad Darma saat ini masih berada di RSBK, Seraya, Batam.

Menurut keterangan perawat di RSBK, korban tewas dengan mendapatkan luka-luka pukulan benda tumpul di bagian kepala.

"Ada bekas lukanya memang di bagian kepala,"ujar petugas medis RSBK, Kamis (21/1/2016) pagi.

‎Sementara itu, anggota keluarga korban bernama Hasan menceritakan, Darma baru dua minggu berada di Batam.

Diakui Hasan, korban memang memiliki riwayat penyakit jiwa dan pernah dirawat di RS Jiwa Bali.

Sebelum ditemukan tak bernyawa, korban sempat dibawa ke Markas Satpol PP di Batam Centre agar selanjutnya bisa dibawa ke Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batam.

Oleh Satpol PP, korban sempat juga dibawa ke Dinsos, namun tempat disana penuh sehingga tidak bisa menerima Darma.

Satpol PP sempat mencarikan tempat penampungan ke Nongsa, tapi korban tidak diterima.

Hasan melanjutkan, pada dini hari tadi korban kabur dari Markas Satpol PP dan memasuki perumahan Wilner Milenium Bengkong.

Setelah masuk ke sana, sekuriti Wilner milenium mengejarnya.

Korbanpun mengamuk.

Diduga korban dipukul di perumahan tersebut.

"Kita duga dia dipukul di perumahan itu,"ujar Hasan.

Setelah dianiaya, korban dibawa dari perumahan Wilner tersebut ke RSBK oleh warga setempat dalam kondisi terluka.

Namun, nyawanya sudah tidak tertolong lagi.

Dari informasi yang dihimpun Tribun Batam, saat ini ada seorang sekuriti yang diperiksa di ruang Reskrim di Polsek Bengkong. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved