Sabtu, 11 April 2026

Saya Sudah Berusia 50 Tahun, Saya Bisa Cetak Gol, Kata Mancini kepada Striker Inter Milan

"Kelihatannya kami harus terjun di bursa transfer dan membeli striker lain," katanya.

Editor: Mairi Nandarson
20minutes.fr
Pelatih Inter Milan, Roberto Mancini 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, MILAN - Pelatih Inter Milan, Roberto Mancini, merasa gusar dengan striker La Beneamata setelah ditahan imbang 1-1 Carpi dalam pertandingan Serie A di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (24/1/2016).

Kapten tim, Mauro Icardi, menjadi sorotan utama dari sang allenatore.

Inter sebenarnya sudah unggul 1-0 sejak menit ke-39 melalui gol Rodrigo Palacio. Bahkan angin segar terus menghinggapi kubu Biru-Hitam seusai pemain Carpi, Lorenzo Pasciuti dikartu merah pada menit 83'.

Namun, dewi fortuna sepertinya menaungi Carpi. Pasalnya, pemain pengganti mereka, Kevin Lasagna, mampu menyamakan kedudukan pada menit ke 90'+2.

"Saya kecewa. Ini adalah gim ketiga kami (di Serie A) tanpa kemenangan," kata Mancini kepada Mediaset Premium dan Sky Sport Italia yang dilansir Football Italia.

"Kami memiliki masalah yang lebih besar, yaitu bahwa kami tidak bisa mencetak gol. Striker kami tidak bisa hanya berdiri menunggu bola datang. Sepakbola terdiri dari otak serta otot," ucapnya.

Mantan juru taktik Manchester City ini menambahkan, "Kami memiliki tujuh peluang mencetak gol hari ini. Kemudian, pada menit ke-92 kami tertidur."

Mancini pun tanpa pikir panjang langsung mengkritik Icardi yang menyia-nyiakan kesempatan untuk membuat kedudukan menjadi 2-0.

"Saya berusia 50 tahun dan bisa mencetak gol itu. Anda harus mencetak gol di sana, hanya itu.

Striker harus menyadari bahwa mereka harus bekerja bahkan hingga menit 92, untuk mendapatkan bola dan melindunginya," ujar pria yang membawa City menjuarai Premier League pada musim 2011-2012 itu.

"Kelihatannya kami harus terjun di bursa transfer dan membeli striker lain," tuturnya.

Kemenangan terakhir Inter di pentas Liga Italia adalah kala bertamu ke markas Empoli pada Rabu (6/1/2016).

Saat itu, Icardi menjadi pencetak gol penentu yang membawa Inter memetik tiga poin dengan hasil 1-0.

Setelah itu, Nerazzurri ditaklukkan 0-1 di kandang sendiri oleh Sassuolo, ditahan imbang 1-1 kala bersua Atalanta, sebelum kembali meraup satu poin dari Carpi.

Mancini menyampaikan kemarahannya lantaran Inter terlalu sering menang tipis dan membuang banyak peluang.

Sumber: Bola
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved