Pemko Batam Ajukan Bantuan 123 Kapal Nelayan ke Pemerintah Pusat
KP2K Batam mengajukan bantuan 123 unit kapal untuk nelayan kepada pemerintah pusat dalam Dana Alokasi Khusus (DAK) 2016.
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Pemko Batam melalui Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Kehutanan (KP2K) Batam mengajukan bantuan 123 unit kapal untuk nelayan kepada pemerintah pusat dalam Dana Alokasi Khusus (DAK) 2016.
Kepala DinasKP2K Kota Batam, Suhartini menyatakan pengajuan kapal tersebut terdiri dari 20 unit kapal 3 GT, 15 unit kapal 5 GT, 10 unit kapal 10 GT, 10 unit kapal 20 GT dan lima unit kapal 30 GT.
Kemudian, saat pertemuan nelayan dengan Kementerian Kelautan, Forum Kelompok Usaha Bersama (KUB) ikut menambah permintaan kapal.
Nelayan saat itu meminta tambahan 50 unit kapal 3 GT, 20 unit kapal 5 GT, 20 unit kapal 10 GT, 10 unit kapal 20 GT dan tiga unit kapal 30 GT.
"Jadi total yang diminta ada 123 unit kapal," ujar Suhartini.
Suhartini pun berharap agar seluruh permintaan bantuan kapal itu disetujui oleh pemerintah pusat, untuk menambah kesejahteraan nelayan-nelayan di perbatasan.
Sejauh ini, pemerintah pusat sendiri telah mengalokasikan bantuan kapal sebanyak 3.354 unit untuk kapasitas di bawah 5 GT, 357 unit kapal berkapasitas 5-10 GT, 136 unit kapal berkapasitas10-30 GT, dan 59 unit kapal berkapasitas 30 GT ke atas.
Jika sudah tersalurkan keseluruhannya, maka semua KUB nelayan yang terdaftar di Kementerian Kelautan dan Perikanan bisa memperoleh bantuan kapal itu.
"Diberikan cuma-cuma, tapi bukan berarti dikasih begitu saja. Kapal-kapal ini diberikan pada kelompok. Tidak hanya gratisnya saja yang dikejar, melainkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi," kata dia.
Dinas KP2K mencatat saat ini ada sekitar 500 KUB Nelayan, dengan kinerja baik yang terdata.
Di tingkat nasional, nama ratusan KUB itupun harum, bahkan menjadi tujuan studi banding.
Menurut dia, hal itu tak lepas dari pengembangan yang sudah dicapai KUB tersebut.
Suhartini menyatakan bahwa nelayan Batam kerap mendapatkan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan karena dianggap sukses menjalankan KUB.
"Kami ingin membuat nelayan maju dan sejahtera, bahkan menjadi pengusaha. Dan ternyata itu bisa, sekarang saja sudah ada KUB yang membeli dua unit Ruko,"katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kapal-nelayan-mina-bahari-bantuan-dkp_20160121_083633.jpg)