Kami Khawatir Kalau Angin Kencang, kata Camat Terkait Sebuah PAUD yang Perlu Perhatian
"Dua minggu lalu atap PAUD itu tertimpa buah kelapa hingga berlubang," ujar Camat Siantan
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) seharusnya menjadi tempat bermain yang nyaman dan menyenangkan bagi anak.
Namun di Desa Liuk Kecamatan Siantan Tengah kondisinya berbeda.
Di desa itu, terdapat satu PAUD yang kondisinya meprihatinkan.
Bernama PAUD Lestari, kondisi sekolah yang dibangun sejak 2011 itu terbilang sederhana.
Beratap asbes dan berdinding kayu, kondisi ini setidaknya tidak mengurangi keceriaan dua puluh anak-anak yang bermain serta belajar di PAUD itu.
Hanya satu kekhawatiran mereka. Pohon kelapa yang berada di sekeliling PAUD.
Memang, tidak jauh dari lokasi PAUD tumbuh pohon kelapa nan menjulang tinggi yang bisa saja menimpa mereka ketika berada di dalam PAUD.
Ini belum lagi dengan buah pohon kelapa yang pernah menimpa hingga membuat lubang atap PAUD pimpinan Fatmawati ini.
"PAUD di sana memang butuh perhatian pak. PAUD itu posisinya gabung dengan Taman Anak-anak.
Saya paling khawatir ketika angin kencang datang. Ini sudah terjadi sekitar dua minggu lalu atap PAUD itu tertimpa buah kelapa hingga berlubang," ujar Camat Siantan Tengah Herry Fakhrizal, Kamis (18/2/2016).(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/paud-sederha-di-siantan_20160218_214246.jpg)