Anak Korban Kekerasan di Tanjungpinang Meningkat 400 Persen Lebih
Kasus kekerasan terhadap anak di Kota Tanjungpinang meningkat dari tahun ke tahun.
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Kasus kekerasan terhadap anak di Kota Tanjungpinang meningkat dari tahun ke tahun.
Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Kluarga Berencana (BP3AKB) Kota Tanjungpinang mencatat tahun 2014 sebanyak 10 anak menjadi korban kekerasan.
Setahun kemudian menjadi 43 anak.
"Tahun 2016 ini sampai Februari sudah ada sebanyak 6 anak yang mengalami korban kekerasan dalam rumah tangga, kata Kepala BP3AKB Kota Tanjungpinang Ahmad Yani, Sabtu (27/2/2016)
Menurutnya, fenomena kekerasan terhadap anak ini seperti fenomena gunung es.
Yang tampak hanya sedikit namun yang tidak tampak jauh lebaih banyak.
Adapaun data yang masuk ke BP2AKB tersebut, menurutnya, dari adanya korban yang melapor secara langsung atau adanya laporan dari pihak lain.
Menurutnya, salah satu pemicu meningkatnya kekerasan pada anak adalah rusaknya fungsi keluarga sehingga anak menjadi korban kekerasan.
Karena itu, orang tua haruslah menjaga keutuhan keluarganya lantaran anak paling rentan menjadi korban kekerasan dalam kondisi keluarga yang tidak harmonis. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-anak-anak_20160205_001903.jpg)