Senin, 13 April 2026

Kasus Dugaan Korupsi Mess Pemda Anambas Apa Kabar? Kok Senyap Saja, Kata Warga Anambas

Ia mengatakan, pengungkapan kasus korupsi yang ada di Anambas, sudah lama ditunggu-tunggu masyarakat

Editor: Mairi Nandarson
websitekejaksaantinggi kepri
Kantor Kejaksaan Tinggi Kepri 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Komitmen penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri mengungkap kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait Mess Pemda Anambas di Tanjungpinang ditagih warga.

Warga Anambas yang memantau perkembangan kasus yang diketahui menyeret sejumlah pejabat tinggi di Anambas, hingga kini belum ada penetapan tersangka.

Seperti diketahui, beberapa nama seperti AA, RD, Z, RT, dan NWH bolak balik dari Tarempa ke Tanjungpinang hanya untuk memenuhi panggilan penyidik sebagai saksi.

"Bagaimana perkembangannya, Bang ? Kok kesannya senyap aja ya," ujar seorang warga Anambas, Asmawi, Minggu (27/3/2016).

Ia mengatakan, pengungkapan kasus korupsi yang ada di Anambas, sudah lama ditunggu-tunggu masyarakat.

"Saya kira, masyarakat Anambas menunggu langkah Kejati membongkar siapa aktor intelektual dibalik kasus korupsi di Anambas," katanya.

Fadhil Hasan, seorang tokoh di Anambas yang dimintai tanggapannya mengenai hal ini, menyerahkan kepada proses hukum yang berlaku.

"Kita serahkan sesuai proses hukum saja. Tapi, kalau mau menegakkan hukum jangan sampai ada tebang pilih," katanya.

Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Kepri, Rahmad mengatakan, dari hasil penyelidikan terdapat tindakan melawan hukum dengan cara melakukan mark up harga.

Satu unit rumah yang seharusnya seharga sekitar Rp200 juta, namun pada kenyataannya dibuat menjadi Rp1 miliar.

"Penanganannya kasusnya sudah pada tahap penyidikan. Penetapan tersangkanya tinggal menunggu waktu saja," ujarnya beberapa waktu lalu.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved