Soal BP Batam, Nyat Kadir: Jangan Salah Design Lagi. Sudah Berkali-kali Salah
"Pusat jangan salah design lagi. Kita sudah berkali-kali salah. Selama enam bulan masa transisi ini benar-benarlah pikirkan diletakan dimana yang jadi
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Anggota Komisi IV DPR RI, Nyat Kadir meminta pemerintah pusat, untuk serius dalam menangani Batam.
Setelah pembentukan DK FTZ yang baru, serta pejabat BP Batam baru dan tim teknis nanti, pusat diminta mampu memisahkan kewenangan antara Pemerintah Kota Batam dengan BP Batam.
"Pusat jangan salah design lagi. Kita sudah berkali-kali salah. Selama enam bulan masa transisi ini benar-benarlah pikirkan diletakan dimana yang jadi kewenangan otonomi daerah itu. Dan dimana yang investasi," ujar Nyat Kadir.
Ia khawatir seandainya gagal lagi, maka investor akan benar-benar masuk ke Batam, karena menganggap pemerintah daerah maupun pusat tidak mampu mengelola Batam dengan baik.(*)