Bank Permata Rugi Rp 376 M Kuartal I-2016, Padahal Tahun Lalu Untung Rp 567 M

PT Bank Permata Tbk mencatatkan kerugian bersih sebesar Rp 376 miliar pada kuartal I-2016.

Bank Permata Rugi Rp 376 M Kuartal I-2016, Padahal Tahun Lalu Untung Rp 567 M
KOMPAS.COM/DIAN FATH
Bank Permata 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- PT Bank Permata Tbk mencatatkan kerugian bersih sebesar Rp 376 miliar pada kuartal I-2016.

Sementara pada periode yang sama tahun lalu, perseroan masih mencatatkan laba bersih sebesar Rp 567 miliar.

Direktur Utama Bank Permata Roy Arfandy mengatakan, kerugian yang dialami perseroan disebabkan alokasi beban pencadangan (provision expense) dalam jumlah yang signifikan.

Tercatat beban pencadangan naik 552 persen secara year on year (yoy) menjadi Rp 1,55 triliun.

"Beban pencadangan yang lebih tinggi ini merupakan langkah terencana yang diambil untuk meningkatkan kualitas aset bank," kata Roy dalam keterangan resmi, Selasa (26/4/2016).

Namun demikian, Bank Permata pun mencatatkan pendapatan bunga bersih tumbuh menjadi Rp 1,54 triliun dari Rp 1,50 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Ini berkat penurunan biaya pendanaan yang didukung peningkatan porsi giro dan tabungan (CASA).

“Laba operasional sebelum pencadangan mengalami pertumbuhan 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (yoy), didukung oleh pertumbuhan pendapatan dengan terus mempertahankan kontrol yang kuat pada biaya," jelas Roy.

Total aset hingga 31 Maret 2016 mengalami penurunan sebesar 8 persen yoy menjadi Rp 175 triliun.

Hal ini terutama didorong oleh penurunan kredit sebesar 6 persen yoy menjadi Rp 123 triliun pada Maret 2016. (kompas.com/Sakina Rakhma Diah Setiawan)

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved