Rabu, 8 April 2026

VIDEO: Ini Detik-detik Mengerikan Saat Pelaku Bom Ledakkan Dirinya di Paris

Terlihat pelaku yang kemudian diidentifikasi bernama Brahim Abdeslam, 31, meledak dan tubuhnya terbagi menjadi beberapa potongan di sebuah restoran

|
Istimewa
Brahim Abdeslam saat berada di sebuah retoran di Paris, Prancis sebelum meledakkan dirinya sendiri 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, PARIS - Rekaman yang cukup mengerikan ini memperlihatkan anggota teroris yang menjadi 'pengantin' peledakan di pusat kota Paris, Prancis meledakkan diri.

Sejak kejadian pada 13 November tahun lalu, baru pertama kalinya rekaman ini dipublikasikan.

Terlihat pelaku yang kemudian diidentifikasi bernama Brahim Abdeslam, 31, meledak dan tubuhnya terbagi menjadi beberapa potongan di sebuah restoran di Paris.

Insiden teror yang menewaskan setidaknya 130 orang dalam beberapa ledakan di Paris termasuk yang dilakukan Abdeslam ditangkap rekaman CCTV di restoran brasserie Comptoir Voltaire.

Lihat video rekaman dari M6 televisi Prancis ini:

Abdeslam yang merupakan anggota jaringan Islamic State Iraq and Syria (ISIS) merupakan warga Prancis yang dibesarkan di Brussels, Belgia, terlihat berjalan ke dalam restoran pada pukul 21.40 waktu setempat.

Dia terlihat tampak pucat dan gugup saat menghadapi kematiannya, ia menyurusi melalui lorong pintu setelah turun dari mobilnya di luar restoran.

Abdeslam berjalan menuju sebuah meja kosong, sebelum menurunkan kepalanya, kemudian menutupi kepalanya dengan tangan kirinya, sebelum meledakkan diri.Muncul kepulan asap putih dibagian punggung pelaku peledakan

Ada kepulan asap putih, dan dada Abdeslam dapat sejenak dilihat tercerai berai dari tubuhnya karena ledakan tersebut.

Dia tewas seketika tapi anehnya para pengunjung yang berada di sekelilingnya lolos dari maut dan hanya mengalami luka relatif kecil.Sejenak Brahim Abdeslam menutupi wajahnya dengan tangan saat direkam kamera CCTV

Efek ledakan tersebut membuat hanya sedikit bagian tubuh Abdeslam yang dijadikan petunjuk bagi petugas forensik, sehingga mereka harus mendapatkannya dari sidik jari untuk mengetahui identitasnya.

Seperti yang dilansir DailyMail saluran M6 di Prancis mengambil keputusan untuk menyiarkan rekaman pada Minggu malam, di 'Zona Interdite' (Forbidden Zone) Program.

Rekaman kemudian dirilis ke media Prancis, dengan peringatan bahwa video itu tidak untuk ditonton oleh anak-anak dan kemudian baru muncul di berbagai berita dan situs media sosial
Tampak tubuh Brahim Abdeslam hancur karena efek ledakan bom yang dibawanya

'Gambar-gambar mengejutkan dari media M6 menunjukkan Brahim Abdeslam meledakkan dirinya dengan judul Le Figaro.

Brahim Abdeslam adalah saudara Salah Abdeslam, 26, yang lolos dari Paris setelah gagal untuk meledakkan diri di stadion Stade de France, saat berlangsung pertandingan persahabatan sepak bola antara Prancis dan Jerman.

Salah Abdeslam akhirnya ditangkap di Brussels bulan lalu, sebelum kemudian terjadi ledakan yang menewaskan 32 orang dalam seri serangan ISIS lainnya di Bandara Zaventen, Brussels ibukota Belgia.

Salah saat ini menghadapi ekstradisi ke Prancis di mana dia diperkirakan akan diadili atas pembunuhan massal, dan kejahatan teroris.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved