Kamis, 9 April 2026

TV Online Tribun Batam

NEWSVIDEO: Warga Tolak Bayar UWTO, Ini Videonya

"UWTO itu lebih banyak modaratnya dari pada manfaatnya," kata Imron menegaskan.

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Warga Tiban Indah Kecamatan Sekupang, Batam Kepulauan Riau (Kepri) menilai pembayaran Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) yang ditarik BP Batam memberatkan warga.

Tidak saja memberatkan, bahkan warga juga menilai sangat-sangat merugikan.

Ketua RW 01 Kelurahan Tiban Indah Imron Nawawi ditemui usai menggelar aksi damai dilingkungan Kelurahan Tiban Indah yang berakhir di Pasar Tradisional Tiban Indah menegaskan pihaknya minta UWTO ditiadakan.

"UWTO itu lebih banyak modaratnya dari pada manfaatnya," kata Imron menegaskan.

Dirinya menilai, kalau masyarakat diwajibkan membayar UWTO, kenapa lagi harus membayar PBB (Pajak Bumi Bangunan).

"Setahu kami bayar PBB, bukan UWTO. Lagian seharusnya lokasi industri yang seharusnya bayar UWTO karena ada penghasilan, bukan pemukiman warga," kata Imron.

Aksi penolakan untuk bayar UWTO ini dilakukan dengan membentang spanduk putih dengan panjang lebih kurang 10 meter.

Selain tertulis penolakan UWTO, di sapnduk tersebut juga terdapat banyak tanda tangan yang menyatakan setuju dengan penolakan UWTO tersebut.

Tidak saja warga Tiban Indah, bahkan sejumlah warga yang melintas di pasar Tradisional Tiban Centre juga ikut menandatangani spanduk tersebut.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved