Selasa, 21 April 2026

SIMAK PENGAKUANNYA. Leluasanya Para Porter Mencuri Barang Penumpang Pesawat

Polisi tidak melanjutkan proses hukum karena tidak ada laporan kehilangan dari korban

Editor: Mairi Nandarson
Istimewa
aksi pencurian bagasi penumpang yang terekam CCTV Bandara 

Di sana tidak ada CCTV seperti di ruang penerimaan barang di terminal bandara.

Pengawas pun dinilai kerap lengah. Maka itu, tak heran bila ada porter nakal dengan niat jahat bisa leluasa melakukan aksi apa saja di bagasi.

Beberapa di antaranya, kata Sy, ia menemui AN dan HS mendapat handphone dari bagasi.

"Saya minta mereka untuk mengembalikan handphone itu. Tapi sudah telanjur, bagasi telah ditata, pesawat siap berangkat," kata Sy.

Aksi ini terus berulang. Sebagai koordinator tim porter, Sy kerap menemui kejadian serupa.

"Tidak sekali. Kita ketemu beberapa kali. Kejadian saat tidak ada pengawas," kata Sy.

Selain AN dan HS, dua temannya melarikan diri.

Perbuatan mereka terungkap setelah petugas keamanan maskapai tersebut mendapati indikasi adanya porter nakal.

Kepala Keamanan Lion Air di SAMS Sepinggan Muhammad Natser mengatakan, mereka telah menempatkan pengawas di kegiatan bongkar muat bagasi.

Para porter itu cukup "licin" dan sulit mendapatkan pelaku bersamaan dengan barang buktinya.

Kesulitan bertambah karena nyaris tidak ada pengaduan dari para penumpang.

"Tiap kali kami melihat ada indikasi (pengutilan), kami ganti porter. Yang tertangkap ini porter lama. Sekarang ini yang baru," kata Natser.

Penyelidikan tak berhenti meskipun tim porter telah diganti. Natser mengatakan, pihaknya melibatkan Kepolisian Sektor Bandara untuk menyelidiki kasus ini.

Indikasi adanya pencurian terus diselidiki.

"Kita selidiki terus bersama melibatkan polisi. Tertangkaplah mereka ini. Mereka ini kami tangkap di rumah.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved