Mulai Besok, Kabel Tower PLN Interkoneksi Batam-Bintan Dipasang, Warga Dapat Kompensasi Uang Lahan

Rencananya, kabel gardu induk saluran listrik interkoneksi Batam-Bintan bakal dipasang Rabu (25/5/2016) besok.

Mulai Besok, Kabel Tower PLN Interkoneksi Batam-Bintan Dipasang, Warga Dapat Kompensasi Uang Lahan
tribunnews batam/aminnudin
Sebanyak 60 warga di Kecamatan Teluk Sebong mengikuti sosialiasi proyek interkoneksi listri Batam-Bintan, Senin (23/5/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN – Sebanyak 60 warga di Kecamatan Teluk Sebong mengikuti sosialiasi proyek interkoneksi listri Batam-Bintan, Senin (23/5/2016).

Sosialisasi tersebut dalam rangkaian program Kepri Terang.

Supervisor Unit Induk Pembangunan (UIP) II PT PLN Medan Riko Dilo Ginting mengatakan, warga yang diundang merupakan para pemilik lahan yang tanahnya bakal dilalui jaringan kabel saluran udara tegangan tinggi (SUTT) berkapsitas 150 kilovolt (kV).

Rencananya, kabel gardu induk saluran listrik tersebut bakal dipasang Rabu (25/5/2016) besok.

Saluran itu terpancang dari Tanjunguban mengarah ke gardu induk Sri Bintan.

"Yang pertama ini, kabel yang akan kita pasang itu ada 14 tower, " kata Riko.

Dia memastikan, tanah warga yang akan dilalui kabel SUTT tersebut akan dibayarkan kompensasinya sesuai kerja sama yang ditawarkan.

“Selain kompensasi lahan dibayar, tanah tersebut tetap menjadi hak milik pemilik lahan,”kata dia.

Kasi Perdata Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kepri), Lexy SH, yang turut harid di acara sosialisasi menyampaikan, pihaknya siap mendampingi sosialisasi proyek hingga sampai pelaksanaan di lapangan.

Harapannya, proyek Kepri Terang tersebut dapat segera teralisasi tanpa hambatan.

Jika ada warga menolak ganti rugi lahan, pihaknya tetap akan mengusahakan negosiasi lanjutan.

Dia memastikan, dalam proses ganti rugi lahan, hak warga sangat diutamakan.

“Posisi kami dalam rangka mendampingi dan memantau suksesnya program ini kedepan,”kata dia.

Salah seorang warga pemilik lahan, menyatakan, dia tak bekeratan dengan model penawaran kerjasama yang akan dilakukan PLN saat ini.

"Kalau lahannya tetap milik saya seperti yang dikatakan, saya sangat setuju, itu kerjasama yang cukup bagus, apalgi tujuannya untuk pembangunan listrik, ”kata Indra, warga tersebut. (*)

Penulis: Aminudin
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved