Kamis, 23 April 2026

Harga Beras dan Gula Terus Naik. Bupati Karimun Minta Pemerintah Provinsi Buka Kran Impor di Kepri

Rafiq khawatir dengan kondisi harga beras dan gula yang terus merangkak naik, akan menyulitkan masyarakat

Editor: Mairi Nandarson
TRIBUN BATAM/ ELHADIF
Bupati Karimun, Aunur Rafiq, merencanakan pembangunan Islamic Centre di Tanjung Batu, Kundur. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengaku dirinya sudah menyurati Gubernur Kepri, Nurdin Basirun untuk mengupayakan kran impor, khususnya gula dan beras bisa dilakukan.

Rafiq khawatir dengan kondisi harga beras dan gula yang terus merangkak naik, akan menyulitkan masyarakat terutama menghadapi bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1437 Hijriah.

“Saya sudah surati Gubernur (Kepri) agar bagaimana seluruh wilayah Provinsi Kepri ini masalah sembako ini menjadi pikiran utama untuk mendapatkan kekhususan, khususnya impor beras dan gula yang sangat menyulitkan masyarakat di tempat kita,” kata Rafiq, Senin (30/5/2016).

Rafiq percaya, Nurdin akan berkoordinasi dengan FKPD Provinsi Kepri bahkan mungkin di tingkat nasional, tingkat pemerintah pusat bagaimana persoalan sembako, khususnya beras dan gula.

Menghadapi lebaran dalam kondisi seperti ini, Rafiq mengaku kasihan dengan masyarakat.

“Dengan harga sembako yang naik ini kan menyulitkan masyarakat, khususnya soal kebutuhan beras.

Memang kita saat ini bisa melakukan, katakan lah operasi pasar tapi ini sifatnya insidentil, seharusnya bagaimana operasi pasar ini dapat dilakukan sepanjang waktu,” katanya.(*)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Selasa, 31 Mei 2016

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved