Rabu, 22 April 2026

DISKOMINFO KEPRI

Ansar Lepas Kloter Pertama Haji Embarkasi Batam, Pesan Jaga Kesehatan dan Nama Baik Daerah

Gubernur Kepri Ansar Ahmad lepas keberangkatan 365 Calon Jemaah Haji Kloter Pertama Embarkasi Batam di Asrama Haji Batam, Rabu (22/4)

Editor: Dewi Haryati
https://kepriprov.go.id/
SERAHKAN BENDERA MERAH PUTIH - Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyerahkan bendera merah putih kepada petugas haji pada pelepasan calon jemaah haji (CJH) Kloter Pertama Embarkasi Batam di Asrama Haji, Batam, Rabu (22/4/2026). (Ade/BIRO ADPIM KEPRI) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad melepas Calon Jemaah Haji (CJH) Kelompok Terbang (Kloter) pertama Embarkasi Batam tahun 1447 H/2026 M di Aula Arafah II Asrama Haji Batam, Rabu (22/4/2026).

Dalam sambutannya, Ansar menyampaikan ibadah haji merupakan rukun Islam dan menjadi impian setiap Muslim, termasuk masyarakat Kepri

Ia pun bangga melihat tingginya antusiasme masyarakat Kepri untuk menunaikan ibadah haji.

"Ibadah haji adalah perjalanan rohani yang luar biasa. Ini adalah kebanggaan bagi kami melihat antusiasme masyarakat Kepri yang begitu besar untuk menunaikan rukun Islam kelima ini," ujar Ansar melansir kepriprov.go.id.

Ia melanjutkan, secara umum kondisi sebagian besar jemaah yang berangkat pada musim haji tahun ini telah memenuhi syarat kesehatan (istithaah).

Namun terdapat pula sejumlah jemaah lanjut usia (lansia) yang memerlukan perhatian khusus dari petugas.

"Tantangan kita tahun ini cukup besar, mulai dari cuaca ekstrem di Arab Saudi hingga kondisi fisik jemaah selama perjalanan panjang. Saya minta seluruh jemaah saling menjaga, peduli, dan tidak ragu meminta bantuan petugas," katanya.

Sebagai Koordinator PPIH Embarkasi Batam, Ansar memastikan seluruh panitia, tenaga kesehatan, aparat keamanan, dan petugas haji telah bekerja maksimal demi kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Ia juga menegaskan, komitmen pemerintah melalui Kementerian Agama dan PPIH dalam menghadirkan program Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan.

Layanan One Stop Service di Embarkasi Batam telah dioptimalkan untuk mempercepat proses administrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga distribusi paspor dan living cost, sehingga jemaah dapat beristirahat dengan cukup sebelum keberangkatan.

"Tidak ada satu pun tamu Allah yang boleh kita layani dengan setengah hati. Jemaah lansia menjadi prioritas dalam setiap tahapan pelayanan," ujar Ansar.

Bberbagai langkah mitigasi juga telah disiapkan untuk mengantisipasi potensi kendala, termasuk keterlambatan penerbangan. 

Tim petugas kloter, baik pembimbing ibadah maupun tenaga medis, dipastikan akan mendampingi jemaah selama 24 jam.

Di akhir sambutannya, Ansar berpesan agar seluruh jemaah fokus beribadah, menjaga kesehatan, serta menjaga nama baik daerah dan bangsa selama berada di Tanah Suci.

"Panjatkan doa terbaik, tidak hanya untuk diri sendiri dan keluarga, tetapi juga untuk bangsa Indonesia dan Provinsi Kepulauan Riau. Semoga seluruh jemaah kembali dengan predikat haji yang mabrur dan mabruroh,” tuturnya.

Embarkasi Batam Titik Kumpul Empat Provinsi

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved