Makan Nasi Bungkus Di Acara Perpisahan, Ratusan Pelajar SD Keracunan
dia terkejut lantaran ruang perawatan penuh sesak dengan puluhan teman sekolahnya yang terkapar di bangsal puskesmas.
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, MANGUPURA - Suasana perpisahan pelajar kelas VI di sekolahnya, Gugus 4 Abiansemal Dauh Yeh Cani, Badung, Bali, Senin (6/6/2016) berubah menjadi heboh.
Setelah sejumlah murid mengalami mual-mual dan muntah. Seperti yang dialami I Made Dwi Payana (9) ini.
Karena tidak kuasa menahan sakit, orangtuanya pun mengantarnya untuk berobat ke Puskesmas Abiansemal I.
Sesampainya di puskesmas, dia terkejut lantaran ruang perawatan penuh sesak dengan puluhan teman sekolahnya yang terkapar di bangsal puskesmas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, puluhan anak-anak ini mengalami keracunan makanan setelah mengikuti acara perpisahan Gugus 4 Abiansemal Dauh Yeh Cani yang berlangsung dari pukul 08.00 Wita hingga 11.00 Wita.
Perpisahan ini diikuti semua siswa Gugus I, Gugus 2, Gugus 3 dan Gugu 4 Abiansemal Dauh Yeh Cani.
Mereka diduga mengalami keracunan makanan yang disediakan pihak panitia perpisahan.
Sebab, setiap korban mengaku mengalami sakit perut, sakit kepala, dan muntah setelah pulang dari acara perpisahan.
"Saya hanya mual-mual saja. Mungkin gara-gara tidak makan sayurnya," ujar Dwi kepada Tribun Bali (Tribun Network).
Kepala UPT Pendidikan Abiansemal, I Made Gotra, yang mendampingi para siswa berobat di Puskesmas Abiansemal I mengatakan, para siswa tersebut keracunan makanan setelah pulang dari acara perpisahan kelas VI.
Dalam acara perpisahan itu, ada dua kali sesi acara makan.
Pada pukul 08.00 Wita, siswa disuguhkan makanan ringan, dan kemudian pukul 11.00 Wita diberikan nasi campur yang dibungkus kertas minyak.
"Saya tidak tahu mana yang beracun. Tapi, yang jelas sekitar pukul 14.00 Wita saya mendapat telepon, bahwa anak-anak mengalami mual, sakit kepala hingga diare setelah mengikuti acara perpisahan. Saya lalu suruh bawa ke Puskesmas Abiansemal," ucapnya.
Gotra mengatakan, pada pukul 14.00 Wita baru tujuh orang yang datang berobat ke Puskesmas Abiansemal.
Namun setelah di atas pukul 15.00 Wita, pasien dari Gugus IV membludak, hingga Puskesmas Abiansemal I tidak bisa menampung semua pasien.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-keracunan-makanan_20150423_121911.jpg)