Tujuh Mayat Tanpa Kepala Ditemukan dan 150 Keluarga Terpaksa Tinggalkan Desa Mereka

Tujuh mayat dengan kepala terpenggal ditemukan di jalan desa di Sinaloa, Meksiko barat laut, kata pihak berwenang di negara itu, Jumat (17/6/2016).

Tujuh Mayat Tanpa Kepala Ditemukan dan 150 Keluarga Terpaksa Tinggalkan Desa Mereka
RONALDO SCHEMIDT / AFP
Dua prajurit marinir Meksiko, menggiring gembong kartel obat bius Sinaloa, Joaquin El Chapo Guzman yang dibekuk di kota Mazatlkan, Meksiko, Sabtu (22/2/2014). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, CULIACAN – Tujuh mayat dengan kepala terpenggal ditemukan di jalan desa di Sinaloa, Meksiko barat laut, kata pihak berwenang di negara itu, Jumat (17/6/2016).

Sinaloa adalah tanah kelahiran raja narkoba ternama Meskiko, Joaquin Guzman alias El Chapo.

Para korban berusia antara 22 tahun hingga 49 tahun. Menurut jaksa dan polisi, para korban ditembak mati pada Kamis (16/6/2016), di daerah Cacalotan.

“Mereka semua dipenggal, lalu dibuang di jalan kecil yang sulit untuk dilalui,” kata Wakil Jaksa, Martin Robles, seperti dilaporkan Agence France-Presse, Sabtu (18/6/2016).

Semua korban adalah penebang kayu dan tidak memiliki catatan kriminal. Mereka menghilang sejak 13 Juni lalu ketika akan pergi ke tempat kerjanya.

Robles mengatakan, serangan itu mungkin sebagai reaksi atau pesan atas pengerahan tentara ke kawasan hutan untuk mencari anggota geng Sinaloa pada 11 Juni lalu.

Namun, bisa juga karena para penebang kayu itu telah melintasi wilayah yang dikuasai geng obat bius dan anggota geng membunuh mereka untuk menebarkan rasa takut.

Wali Kota Badiraguato, Mario Alfonso Valenzuela, mengatakan, di Sinaloa ada 150 keluarga telah meninggalkan tiga kampung di daerah terpencil yang dikuasai kartel Sinaloa.

Mereka, kata Alfonso, melarikan diri dari Arroyo Seco, La Palma, dan La Tuna, tempat di mana ibu Guzman, yang sudah usia lanjut, menetap.

Sedangkan Guzman telah ditangkap kembali di Sinaloa, Januari lalu, atau enam bulan setelah dia kabur dari penjara.

Menurut Robles, sebenarnya tidak ada konflik di wilayah itu atau serangan terhadap warga.

Sebuah pos pemeriksaan militer telah dibuka di Badiraguato dan pasukan selalu berpatroli di daerah itu. (kompas.com)

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved