Selasa, 7 April 2026

Liberty Sitinjak Mengaku Menolak Upaya Suap Rp 10 Miliar dari Freddy Budiman

Mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan Liberty Sitinjak mengakui menolak upaya suap

Editor: Mairi Nandarson
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Mantan Kepala Lapas Nusakambangan Liberty Sitinjak meninggalkan gedung usai menjalani pemeriksaan di Gedung Badan Narkotika Nasional (BNN), Jakarta, Senin (8/8/2016). Sitinjak diperiksa oleh Tim internal Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk mengusut testimoni terpidana mati Freddy Budiman yang diungkap Koordinator Kontras Haris Azhar. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan Liberty Sitinjak mengakui menolak upaya suap Rp10 miliar yang dilakukan terpidana mati Freddy Budiman.

Sitinjak yang kini menjabat Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum NTT ini, mengungkapkan hal tersebut di kantor Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, Jakarta Timur.

"Hak dia menawarkan (Rp10 miliar), hak saya menolak," kata Sitinjak kepada wartawan, Senin (8/8/2016).

Tak hanya upaya suap, Sitinjak juga mendapat tekanan selama bertugas.

Namun dirinya tidak menjelaskan tekanan apa yang dimaksud.

"Kalau tekanan di Nusakambangan saja tekanan buat saya. Anda tahu lapas itu dihuni oleh banyak warga negara," katanya.

"Termasuk tekanan dari Freddy Budiman?" tanya wartawan.

"Tanya Pak Menteri (Menkumham)," katanya.(*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved