Biadab! Gadis 13 Tahun Digilir 137 Pedofil, Hanya Tiga Orang yang Dihukum
Saya memberi polisi nama-nama yang jumlahnya 137 orang. Aku tahu beberapa mobil mereka. Aku bahkan tahu tempat kerja beberapa dari mereka
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BIRMINGHAM - Sadis! Itulah yang terjadi pada seorang siswi sekolah yang masih berusia 13 tahun.
Gadis itu diculik di dekat sekolahnya, kemudian disiksa dan digilir oleh 137 pedofil yang berbeda setelah profilnya diposting di sebuah situs porno tanpa sepengtahuannya.
Bahkan, di antara predator tersebut termasuk guru. Para predator ini diduga satu jaringan yang saling berhubungan aktif. Para pedofil ini terdiri dari pria dan wanita.
Predator yang sama menyalahgunakan anak itu berulang kali selama dua tahun, menyiapkan profilnya secara online dan menjadi mucikari untuk pedofil lainnya.
Kasus ini semakin heboh karena setelah ia melaporkan kasus ini, hanya tiga orang saja yang dibawa ke pengadilan.
Tiga orang itu adalah William Hanna, seorang guru di sebuah sekolah dan pasangannya, Dianne Whitehouse (61), serta Ian McGlasson (55). Mereka divonis 19 tahun.
Dua tersangka lainnya melakukan bunuh diri ketika hendak ditangkap.
Akibat merasa diperlakukan tidak adil, remaja tersebut kemudian memutuskan untuk menceritakan kisahnya ke media. Hal ini untuk menarik korban lain untuk berbicara sekaligus pempertanyakan kinerja kepolisian setempat, kenapa gagal menangkap pelaku lainnya.
"Saya memberi polisi nama-nama yang jumlahnya 137 orang. Aku tahu beberapa mobil mereka. Aku bahkan tahu tempat kerja beberapa dari mereka."
"Tapi polisi mengatakan kepada ibuku bahwa apa yang terjadi pada saya adalah begitu besar dan kompleks. Bahwa mereka hanya akan fokus pada yang utama. Ini jawaban memalukan," katanya seperti dilansir Birmingham Mail.
Wanita yang kini berusia 22 tahun itu pertama kali diperkosa pada tahun 2008 oleh seseorang bernama Nigel Greaves.
Pensiunan ini berhenti di samping mobilnya dan kemudian menyapa gadis tersebut. Setelah itu, sang gadius diikuti dan disergap
Setelah kasus itu, gadis ini menderita syok sehingga harus mendapat perawatan dokter dan psikiater di sebuah rumah sakit anak-anak. Tapi saat itu, ia terlalu takut untuk mengungkapkan siapa penyerangnya.
Berikutnya, gadis ini dihubungi oleh seseorang yang bernama Ian McGlasson di Facebook. Ia berpura-pura menjadi seorang konselor yang bisa membantunya.
Mereka kemudian bertemu untuk minum kopi di sebuah restoran hotel di Birmingham. Namun setelah itu, gadis ini dibawa ke kamar hotel dan memperkosanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pemerkosaan_20160801_234513.jpg)