Jumat, 10 April 2026

Indonesia Merdeka

Paskibra Nufikha Siswi SMAN 3 Bintan, Bapaknya Buruh Tani Tembeling

Nufhika, pembawa baki pada upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke-71 di Pemkab Bintan, Rabu (17/8/2016) anak pasangan Abdul Rahman dan Narti

tribunbatam/aminnudin
Nufikha, Pembawa baki upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke-71 di Kabupaten Bintan, Rabu (17/8/2016). 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Nufhika, pembawa baki pada upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke-71 di Pemkab Bintan, Rabu (17/8/2016) besok merupakan anak pasangan Abdul Rahman dan Narti.

Sang ayah adalah buruh tani di Tembeling, Teluk Bintan. Sedangkan ibu adalah ibu rumah tangga.

Terlahir sebagai anak buruh tani membuat semangat Nufhika, siswi SMA Negeri 3 Bintan bersemangat dalam berkarya dan bepreatasi. Di Paskibraka, dia sukses menunjukan itu dengan berhasil dikukuhkan sebagai pembawa baki bendera pusaka. Proses untuk itu terbilang ketat.

"Saya mendaftar di sekolah, terus diseleksi, diterima dan kemudian terpilih sebagai pembawa baki bendera pusaka,"katanya.

Dari proses ditetapkan sebagai anggota Paskibraka hingga jelang detik detik pengibaran bendera pusaka, Nufhika yang bercita cita menjadi perawat ini mengatakan orang tuanya belum tahu bahwa dia yang akan menjadi pembawa baki bendera pusaka pada acara detik detik HUT RI.

"Belum tahu. Saya berharap mereka ada di lapangan besok," kata Nufhika.

Siswa yang duduk di bangku kelas I2 jurusan IPA ini membayangkan dirinya akan sangat bangga jika proses di lapangan upacara itu disaksikan bola mata kedua orang tua.

Dan yang paling berkesan lagi, sang pacar kata Nufhika bakal turut menyaksikan memen paling penting tersebut."Harapannya dia juga bisa datang," pungkas dia sambil tersenyum kecil. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved