Nuryanto: Bicara Soal Kemanusiaan, Ternyata Masih Banyak Warga Kita yang Terlantas
da kabar berita dari Imigrasi, IOM sudah tak tanggungjawab lagi. Inikan jadi beban pemerintah ujung-ujungnya,"
Penulis: Dewi Haryati |
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Keberadaan pencari suaka di Batam, berpotensi menimbulkan masalah sosial kedepannya. Terlebih di satu sisi, Batam sejak awal tidak diperuntukkan sebagai tempat penampungan bagi pencari suaka.
Di sisi lain, ada dugaan mobilisasi pencari suaka itu ke Batam, bagian dari sindikat perdagangan manusia. Lantaran sifatnya yang terorganisir.
"Kami sudah surati Wali Kota Batam. untuk bisa menyikapinya bersama. Karena ada kabar berita dari Imigrasi, IOM sudah tak tanggungjawab lagi. Inikan jadi beban pemerintah ujung-ujungnya," kata Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto, baru-baru ini.
Nuryanto menilai, jika pencari suaka itu tetap dibiarkan, bisa menjadi masalah sosial. Soal kemanusiaan, diapun mengaku bingung bagaimana menyikapinya.
"Kadang bingung juga. Bicara kemanusiaan, masyarakat kita yang terlantar juga banyak. Malah nambah mengurus masalah lain," ujarnya.
Baca berita terkait di edisi cetak Tribun Batam. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ketua-dprd-kota-batam-nuryanto-3_20160816_182248.jpg)