Polemik Rencana Kenaikan Harga Rokok
Lima Alasan Pekerja Industri Rokok Tolak Rencana Kenaikan Harga
Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang mengatasnamakan buruh menolak kenaikan harga rokok.
KSPI juga menuntut pemerintah menaikkan pajak penghasilan para pengusaha industri rokok sebesar-besarnya.
Sebab, para pengusaha rokok merupakan orang paling kaya di Indonesia yang memberi upah buruh rendah dan mempekerjakan 80% buruh outsourcing dari total buruh yang bekerja.
Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) pun ikut unjuk suara dan siap mendatangi Ibukota DKI Jakarta.
Agus Parmudji, Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) bilang, provokasi menaikkan harga rokok hingga Rp 50.000 tidak rasional. Menurutnya, pihak-pihak yang memprovokasi kenaikan harga rokok itu tak menyadari bahwa usulan tersebut akan berdampak buruk pada perekonomian, terutama industri tembakau. (kontan, Andri Indradie, Hendra Gunawan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/harga-rokok_20160820_162410.jpg)