Selasa, 14 April 2026

Semangat Perjuangan Harus Terus Mengalir, Kata Wali Kota pada 421 Tim Peserta Gerak Jalan Proklamasi

Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah melepas peserta di Terminal Sei Carang Bintan Center, Selasa (23/8/2016) pagi

Editor: Mairi Nandarson
TRIBUNBATAM/MIKHWAN
Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah melepas peserta lomba Gerak Jalan Proklamasi di Tanjungpinang, Selasa (23/8/2016) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Gerak Jalan Proklamasi untuk memeriahkan HUT ke-71 Kemerdekaan RI di Kota Tanjungpinang kembali digelar, Selasa (23/8/2016).

Tahun ini jumlah peserta yang mengikuti lomba ini mencapai 421 tim, terdiri dari utusan instansi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) 11 tim, Satuan Kerja Perangkat Daerah 49 tim, Pelajar 107 tim, dan umum 254 tim.

Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah melepas peserta di Terminal Sei Carang Bintan Center, Selasa (23/8/2016) pagi.

Peserta tampil dengan beragam seragam, dan tampak antusiasi mengikuti kegiatan itu.

Usai bendera start diangkat, mereka kemudian melangkah maju seraya meneriakkan kata Merdeka!! kemudian diiringi dengan menyanyikan lagu 17 Agustus 45.

Satu persatu tim peserta dilepas Wali Kota Lis Darmasnyah. Pelepasan juga dilakukan Wakil Wali Kota Tanjungpinang Syahrul, Sekda Tanjungpinang Riono, Ketua PKK, Ketua GOW, Anggota DPRD Tanjungpinang dan Provinsi Kepri. Mereka mengangkat bendera start bergiliran.

Adapun rute gerak jalan 17 kilometer ini yakni mulai dari Terminal Sei Carang menuju SPBU KM.12, selanjutnya belok kanan JL. WR. Supratman, lalu ke kanan di bundaran Tugu Tangan, setelah itu masuk ke Jl. DI Panjaitan (pos polisi), Jl. DI Panjaitan KM.7 tetap lurus di bundaran Jl. Gatot Subroto.

Kemudian pasukan gerak jalan naik menuju Dokabu di Jl. Ir. Sutami, lalu belok Kiri ke arah Jl. R. Ali Haji, Setelah itu ke kanan di bundaran pamedan. Para peserta lurus di bundaran engku putri menuju Jl.Wiratno. belok kiri masuk ke JL. Yos Sudarso, terus melangkah ke Jl. Usman Harun, selanjutnya masuk Jl. A. Salim, dan berakhir finish di anjung Cahaya Tepi Laut.

Aksi pasukan gerak jalan ini tak pelak menjadi tontoanan warga.

Sebagian besar berdiri di pinggiran jalan menyaksikan tim-tim yang mengikuti perlombaan.

Di setiap persimpangan juga tampak petugas Dinas Perhubungan dan Kepolisian berjaga-jaga, mengatur arus lalu lintas.

"Ini untuk mengembalikan semangat perjuangan. Jadi untuk mencapai finis mereka memerlukan perjuangan," kata Lis Darmansyah.

Menurut Lis, meskipun defisit anggaran, namun kegiatan tersebut tetap dilaksanakan. Karena sudah menjadi ikon di Kota Tanjungpinang dan sudah membudaya sejak dulu.

"Sejak saya kecil (lomba) ini sudah ada," katanya.

Mulai tahun ini, katanya, penampilan peserta tidak ada yang berpenampilan aneh-aneh. Panitia secara ketat mengatur pakaian peserta. Bagi peserta yang tak memenuhi standar dikeluarkan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved